Apple Airpods: Kecil-kecil Cabe Rawit

Apple Airpods

Kegiatan mendengarkan musik, menonton film atau bahkan bertelponan memang lebih asyik ketika menggunakan benda yang bernama earphone atau headphone ini. Bedanya headphone berukuran agak besar, sementara earphone berukuran kecil. Namun, mereka mempunyai fungsi yang sama.

Menurut psikolog dari London, Dr. Victoria, mendengarkan musik bisa mempengaruhi reaksi yang sangat luas dalam tubuh dan pikiran, serta beberapa bagian otak bisa diaktifkan oleh sebuah musik.

Efek dari mendengarkan musik pun bermacam – macam. Beberapa diantaranya, yaitu bisa meningkatkan moodbooster atau suasana hati seseorang, lebih fokus, dan mampu menghilangkan stress.

Apple Airpods / Apple

Tidak Pantang Menyerah

Ini membuat perusahaan multinasional yang berlokasi di Sillicon Valley, Cupertino, California ini mengeluarkan barangnya yang kecil nan menawan.

Memang sebelumnya mendapatkan kritikan atau bahkan ejekan dari para kalangan konsumen karena melihat penampilannya yang tidak menyakinkan.

Tapi ini tidak membuat perusahaan Apple pantang menyerah dan akhirnya meluncurkan Apple Airpods setelah sempat pending. Reaksinya pun sangat positif. Terbukti dengan persentase yang dibuat oleh Slice Intelegence sebelum dan sesudah peluncuran Apple Airpods (techcrunch).

Masih Ingat Dengan Ipods?

Ini mengingatkan kita jauh pada Ipods yang keluar pada tahun 2004 hingga 2008  lalu yang juga dikeluarkan oleh perusahaan Apple Inc. Ketika orang – orang di tahun sebelumnya masih diribetkan dengan walkman dengan tampilan kotak agak besar, tebal dan berat.

Agak susah apabila kita melakukan aktifitas lainnya karena ukurannya yang agak besar. Untuk menyetel musik pun harus mengisinya dengan kaset terlebih dahulu.

Ipods tiba – tiba muncul dan memecah semuanya. Dengan inovasi baru itu pengguna tidak perlu sibuk memasukkan kaset terlebih dahulu di dalamnya. Cukup mengisinya dari PC atau bahkan laptop pengguna sudah bisa menikmati berpuluh – puluh lagu.

Pengguna juga bisa melakukan aktifitas lain, karena Ipods lebih ringan. Tentu bagi pemuda kelahiran 90-an di tahun – tahun itu sangatlah keren untuk anak muda. Mengingat dunia gadget masih berusaha merangkak.

 Tentu saja kepraktisan juga selalu disuguhkan oleh Apple hingga saat ini. Sampai sekarang juga perusahaan yang berdiri pada 1 April 1976 ini masih berusaha menciptakan inovasi – inovasi baru. Obviously, selalu bisa membuat kita tergiur ingin memilikinya.

Dengan Airpods pengguna tidak perlu repot mengganjalnya hingga masuk ke telinga. Perangkat kecil ini sungguh mudah digunakan dan juga nyaman. Tinggal diletakkan di luar daun telinga seperti layaknya menggunakan anting – anting.

Baca Juga: Family Hub: Kulkas Canggih dan Pintar dari Samsung

Kelebihan Apple Airpods

Dengan benda canggih ini si pengguna tidak perlu repot menggulung kabelnya yang panjang terlebih dahulu jika ingin memainkan musik. Cukup menempelkannya ke daun telinga dan hubungkan dengan smartphone, semua sudah bisa terkendali. Praktis, bukan?

Sekarang ini lah Apple Airpods tumbuh dengan inovasi baru yang mampu membuat orang – orang tergiur ingin memilikinya. Earphone ini juga menyediakan wireless tanpa harus ribet.

Si pengguna bisa menggunakannya sambil rebahan di atas kasur atau di sofa. Dengan tampilan baru ini si pengguna bisa langsung berbicara ketika ada sebuah panggilan masuk di smartphone.

Kejernihan suaranya pun bisa diacungi jempol. Selain bertugas menyalurkan lagu – lagu di lubang – lubang kecil earphonenya, airpods ini juga bertugas menerima panggilan. Dengan wireless yang sudah dihubungkan ke smartphone Apple tentunya. Hm, Apple selalu bisa menyenangkan pelanggan setianya ya.

Lalu Apa Fungsi Kotak Penyimpan Pada Airpods Itu?

Tidak hanya itu, benda ini dilengkapi dengan kotak penyimpannya yang ternyata berfungsi sebagai charger apabila Airpods kehabisan daya baterai. Tidak perlu sering – sering mengisi dayanya karena charger berbentuk kotak kecil ini menyediakan daya tahan lama selama 5 jam pada Airpods itu.

Jadi ketika si pengguna kelupaan membawa chargernya saat sedang keluar, earphone ini tidak akan mati seketika. Hanya saja batasnya selama lima jam kedepan. Keren, bukan?

Sebelumnya Sudah Pernah Merilis Earpods

Di tahun 2016 lalu Apple telah merilis iPhone 7 dan iPhone 7 plus yang ternyata merupakan produk pertama tanpa headset 3.5 mm. Saat itu lah Airpods diluncurkan dengan inovasi baru yang mengagumkan menggunakan wireless.

Tentu benda kecil ini sebagai pengganti headset 3.5 mm. Apple juga telah meluncurkan Earpods sebagai yang lebih kompatibel dengan iPhone 7 dan iPhone 7 plus menggunakan konektor lightning. Sayangnya, karena lightning lah pada saat mengisi daya baterai Earpods untuk sementara tidak bisa beroperasi seperti mendengarkan musik.

Oleh sebab itu Apple kembali menciptakan barang barunya yang lebih elit dibandingkan sebelumnya. Menggunakan Airpods ini si pengguna bisa menggunakannya dengan dua kegiatan sekaligus, yaitu mengisi daya baterai Airpods sambil mendengarkan musik.

Fitur Spesial

Yang lebih kerennya lagi, Airpods dirancang dapat mengontrol audio play back. Jadi saat si pengguna menggunakannya mendengarkan musik, lalu melepasnya dari telinga maka secara otomatis musik akan pause seketika.

Tapi jika diletakkan kembali ke telinga maka musik akan secara otomatis juga mengalun persis saat terakhir pengguna mendengarkannya.

Tidak seperti headset pada umumnya yang terus memutar musik di saat kita tidak menggunakannya. Ini akan menyia – nyiakan daya baterai itu sendiri dan akan menghabiskannya.

Ini karena Airpods menggunakan sensor optik dan accelerometer yang berfungsi untuk memberitahukan Airpods jika sedang digunakan atau tidak.

Baca Juga: Vava Dash : Kamera Dasbor Mobil Yang Mampu Merekam Kejadian Selama Perjalanan

Kalau Menggunakan Produk Selain Apple Bisa?

Tenang. Produk ini bisa digunakan pada produk lainnya seperti android dan teman – temannya. Tapi sayangnya tidak semua fitur dapat digunakannya. Quick Connection dan Siri tidak bisa digunakan.

Bedanya jika kalian pengguna android dan lain – lain Airpods ini hanya bisa terhubung melalui Bluetooth saja.

Kecuali untuk pengguna setia Apple, seperti iPhone 7 dan iPhone 7 plus dan semua berjenis Apple tentunya. Tapi harus menggunakan sistem operasi terbaru terlebih dahulu seperti iOs 10, maOS Sierra dan watchOS 3.

Iklan Komersil Apple Airpods

Dengan kepopuleran Airpods ini ternyata beberapa iklan komersil sudah diluncurkan. Dengan setting laki – laki menari sambil mendengarkan musik menggunakan Aipods.

Uniknya laki – laki ini melakukan dubstep di dinding seolah – olah tengah menikmati alunan musik yang disalurkan melalui Airpods kecil ini.

Iklan yang berdurasi enam belas detik ini menampilkan lagu background sendiri yang dibawakan oleh Marian Hill – Down.

Iklan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari delapan juta kali dengan empat puluh enam ribu seratus enam puluh tujuh like.

Menggunakan Apple Airpods ini seperti tengah merasakan keajaiban, itu yang dialami oleh pemeran iklannya.

Lalu bagaimana cara mendapatkannya? Harganya terjangkau?

Tapi siap – siap bagi penikmat gadget yang harus merogoh dompet agak dalam karena Airpods ini dihargai sekitar USD 150 keatas atau kurang lebih dua juta rupiah. Ingin memilikinya? Selain menunjang penampilan, benda kecil ini juga bisa dibawa tidur lho tanpa harus takut rusak (wereable).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*