9 Pantai Jogja Terbaik untuk Liburan Bersama Keluarga

Pantai Indrayanti, Jogja
Pantai Indrayanti, Jogja

Semilir angin bertiup dipadukan dengan suara ombak yang berdebur kencang membuat suasana hati kian tenang.

Tidak ada yang mampu menolak rasa santai di tepi pantai yang selalu membawa pesonanya. Inilah Yogyakarta, Kota yang memiliki pesona pantai yang luar biasa indahnya.

Mari, Kita jelajahi semua pesona tersembunyi pantai-pantai selatan Jogja yang sayang jika dilewatkan begitu saja.

Sudah sejak lama pantai alami di Kota Gudeg ini terbentuk dengan berbagai keunikan alam yang mengitarinya.

Wisata Pantai di Kota Jogja Terbaik Versi Insfira

Tanpa perlu berpanjang lebar, yuk langsung saja Kita simak pantai apa saja sih yang layak untuk dikunjungi diliburan kali ini. Berikut listnya hanya untuk Kamu, para pembaca setia.

1. Menikmati Pesona Panorama Pantai Parangtrititis

Parangtritis, salah satu pantai di Kota Jogja yang akan memanjakan siapa saja yang mengunjunginya. Kamu para pencinta pantai belum pas disebut pencinta pantai jika belum mengunjungi Pantai Parangtritis ini.

Saat berwisata di pantai Parangtritis mata Kamu akan dimanjakan dengan pemandangan indah yang tidak akan Kamu temui di pantai lainnya. Hamparan pasir menutupi sebagian besar pantai yang dihiasi dengan ombak air laut yang kian kemari.

Parangtritis, Jogja
Parangtritis, Jogja

Selain menikmati suasana pantai yang menenangkan hati dan pikiran, Kamu juga bisa memilih berbagai aktivitas menarik lainnya. Beberapa wisatawan akan memilih untuk bermain bola di sekitar bibir pantai.

Ada juga yang memilih untuk mengendarai kuda menyusuri pantai yang sangat luas ini. Jika Kamu tertarik menaiki kuda akan ada tarif yang harus dibayar. Tenang, harganya tidak akan membuat kantongmu kering kerontang kok.

Bagi yang mengajak anak-anak ke pantai Parangtritis, tersedia sebuah kolam renang yang sengaja dibangun di sekitar pantai. Boleh dicoba tuh, apalagi kalau anak suka berenang akan lebih aman berenang di kolam ini.

Sekitar wilayah pantai ini Kamu bisa juga melihat fenomena alam yang tak lazim ada di wilayah beriklim tropis seperti Indonesia, yaitu gumuk pasir yang mirip seperti padang pasir. Mungkin bisa dibilang padang pasir mini ya.

Aktivitas yang Kamu bisa lakukan yaitu berfoto ria bersama teman maupun keluarga sambil menikmati suasana gumuk pasir. Selain itu ada juga wahana ski pasir yang bisa Kamu coba juga. Permainan ini cukup unik karena memanfaatkan pasir untuk bermain ski.

Ada juga pemandangan ala film romantis yang bisa Kamu nikmati di pantai ini yaitu matahari terbenam atau sunset. Pemandangan matahari terbenam di Parangtritis sangat indah, jika tidak percaya, Kamu bisa coba lihat sendiri saat berkunjung ke sana.

Bagi Kamu yang lapar jangan khawatir, banyak menu makanan laut yang bisa dicoba. Penduduk setempat menjajakan bahan makanan yang berasal dari laut seperti kepiting laut, udang, ikan pari, gurameh bakar dan sebagainya. Eits, jangan bingung ya.
Kamu yang tertarik menjajal keindahan pantai Parangtritis bisa mengunjungi Desa Parangtritis yang berada di Kecamatan Kretek, Bantul, Yogyakarta. Dijamin Kamu tidak akan pernah menyesali liburanmu di pantai nan indah ini.

Biaya yang dibutuhkan untuk masuk ke pantai yang seindah ini hanya Rp 10.000,00 saja. Jika Kamu ingin menaiki kuda untuk berkeliling ada biaya tambahan tersendiri termasuk juga jika ingin menaiki fasilitas ATV.

Pantai selatan seperti pantai Parangtritis ini terkenal mempunyai ombak yang cukup kuat. Jika ingin bermain air, pastikan Kamu berada di zona aman pantai dan jangan berenang terlalu ke dalam karena akan berbahaya.

Baca Juga: Wisata Sekitar Kota Bandung? Yuk Kesini

2. Pantai Parangkusumo yang Kaya Budaya

Pantai Parangkusumo merupakan sebuah pantai yang mempunyai pesona yang kuat karena adanya kisah mistis yang menghiasinya. Justru adanya kisah-kisah yang berbau mistis inilah wisatawan jadi semakin penasaran dengan pantai yang dianggap keramat oleh penduduk sekitar.

Kamu yang tertarik berkunjung ke pantai jangan kaget kalau mencium aroma kemenyan ya. Hal itu lumrah karena memang warga memasang beberapa sesajen di sekitaran pantai.

Masyarakat yang tinggal di sekitar pantai percaya pada satu kisah. Kisah ini menceritakan hubungan asmara yang terjadi antara raja pertama Mataram dengan penguasa laut selatan. Keduanya saling mencintai dan akhirnya memutuskan untuk memadu cinta.

Pantai Parangkusumo, Jogja
Pantai Parangkusumo, Jogja

Mereka memiliki sebuah perjanjian yang menyatakan semua keturunan raja Mataram akan menjadi suami penguasa laut selatan ini atau lebih akrab dengan nama Nyi Roro Kidul. Inilah yang membuat keraton selalu berhubungan dengan laut selatan seperti yang terjadi di Parangkusumo.

Hubungan antara keraton dengan laut selatan ditunjukan melalui ritual Labuhan yang diselenggarakan pada Bulan Ruwah sesuai penanggalan Suku Jawa. Ritual ini dilakukan sebagai ungkapan syukur karena keraton senantiasa mendapat perlindungan.

Jadi, pihak keraton akan mengumpulkan sesajen yang berupa berbagai benda-benda milik raja yang memerintah kala itu. Nah, setelah itu sesajen akan didoakan begitu rupa di sebuah tempat khusus yang dinamakan Kompleks Cepuri.

Begitu selesai didoakan akan ada sebuah proses kirab atau bisa juga disebut perarakan menuju ke pantai Parangkusumo. Lalu semua sesajen tersebut akan dilemparkan ke pantai dan banyak warga yang saling berebut memperoleh berbagai sesajen tersebut.

Mereka menganggap sesajen yang dilemparkan ke dalam pantai adalah berkat yang tidak boleh ditolak. Ritual ini akan sangat meriah terutama saat warga mengambil semua sesajen yang dilemparkan ke pantai.

Pantai yang dibekali dengan kisah cinta ini juga digunakan untuk sebuah ritual masyarakat beragama Hindu. Biasanya beberapa hari sebelum Nyepi akan diadakan sebuah ritual di Parangkusumo yang diikuti oleh ribuan orang.

Tujuan dari ritual ini adalah untuk membersihkan diri dari segala macam dosa yang telah dilakukan. Jadi umat Hindu percaya setelah melakukan ritual ini, Mereka bebas dari segala keburukan laku sehingga siap menyambut tahun baru Saka.

Orang-orang yang melakukan ritual ini akan mengenakan pakaian tradisional asli dari Bali. Ritual ini dilengkapi dengan tarian-tarian. Setelah tarian selesai, barulah sesajen yang telah disiapak dihanyutkan ke dalam laut.

Jika Kamu beruntung, Kamu bisa nih melihat ritual yang dilakukan oleh umat Hindu ini. Pasalnya ritual ini dilakukan setiap tahun. Sekedar informasi biasanya ritual ini dimulai pada jam dua siang.

Parangkusumo juga menyimpan keindahan panorama matahari terbenam yang tak kalah dengan pantai Parangtritis. Tidak mengherankan karena kedua pantai ini memang berada pada satu garis pantai yang sama.

Baca Juga: Danau Toba: Wisata Alam dan Budaya

3. Pantai Baron Gunung Kidul

Mari Kita lanjutkan perjalanan ke Kabupaten Gunung Kidul Jogja, tepatnya di Desa Kemadang, di sana ada sebuah pantai eksotis yang wajib untuk Kamu kunjungi. Pantai Baron dulunya berupa sebuah teluk yang memungkinkan kapal bisa berlabuh di situ.

Keindahan pantai ini bisa dilihat dari hamparan pasir putihnya yang seolah-olah bagai permadani bagi pantai yang terletak di wilayah Gunung Kidul ini. Airnya juga terlihat jernih dengan warna birunya dari kejauhan.

Asal usul pantai Baron sangat lekat dengan seorang asing yang berhasil mendaratkan kapalnya di sekitar pantai ini. Orang asing ini mendaratkan kapalnya di sekitar pantai Baron karena melihat panoramanya yang begitu indah. Kebetulan orang asing itu bernama Baron.

Pantai Baron
Pantai Baron, Jogja

Masyarakat setempat meyakini orang yang bernama Baron ini mempunyai sebuah kesaktian. Jadilah pantai ini dinamai berdasarkan nama orang tersebut yaitu Baron. Sampai hari ini pantai Baron tetap bernama pantai Baron.

Kunjungan wisata di pantai Baron akan menambah banyak pengetahuanmu juga. Terdapat sebuah sungai yang mengalir segaris dengan pantai Baron, namun anehnya air ini merupakan air tawar. Nah kenapa ini bisa terjadi? Coba cari tahu jawabannya di internet ya.

Sungai air tawar ini mengalir di antara daratan sehingga memisahkan kedua bagian daratan tersebut. Wisatawan bisa menjelajahi daratan tersebut dengan menaiki kapal nelayan hanya dengan tarif Rp 10.000,00 saja.

Selama perjalanan menyeberangi sungai, Kamu bisa juga mengambil gambar. Air sungai yang berwarna hijau yang begitu indah sangat pas untuk menambah koleksi foto liburan Kamu.

Selain itu juga terdapat jam matahari yang memukau juga untuk dilihat. Ada pula kincir angin yang mempunyai terlihat kekinian sekali. Kamu bisa memanfaatkan kedua tempat ini untuk mengambil gambar. Dijamin gambar yang dihasilkan akan sangat memuaskan.

Spot kincir angin berada sangat tepat untuk menyaksikan matahari terbenam. Pas banget nih untuk Kamu yang ingin menikmati sensasi panorama sunset ala pantai Baron yang romantis. Ajak juga pasanganmu menikmati panorama sunset ini ya.

Ada cara unik lainnya untuk menikmati keindahan pemandangan pantai Baron. Kamu bisa naik di mercusuar di sekitar pantai Baron. Saat di atas mercusuar Kamu mata Kamu akan dimanjakan dengan panorama khas pantai Baron yang begitu indah. Ada juga kapal-kapal nelayan yang semakin mempercantik pemandangannya.

Namun, untuk sampai di mercusuar Kamu harus siapkan energi ekstra karena perjalanannya akan cukup menguras tenaga. Jangan salah sepanjang perjalanan saat Kamu sampai di bukit tempat mercusuar berada, di sana Kamu akan disambut oleh indahnya pemandangan birunya laut.

Bagi Kamu yang ingin berlama-lama di pantai Baron ada juga penginapan atau hotel di sekitar pantai. Tenang saja, biaya yang dibutuhkan cukup terjangkau tergantung kelas hotel yang Kamu diinginkan.

Baca Juga: Beberapa Kamera Canon Yang Wajib Dicoba Para Youtuber

4. Pantai Siung dengan Pemandangan Pantai Bertebingnya

Pantai Siung merupakan pantai yang di sekelilingnya terdapat tebing-tebing batu yang menjulang. Siung diambil dari kata Bahasa Jawa yang berarti tebing. Tebing-tebing tinggi yang ada di sekitar Pantai Siung membuat pemandangan semakin indah.

Tebing-tebing tinggi di Pantai Siung pernah digunakan untuk kompetisi panjat tebing sekelas ASIAN GAMES. Jadi sudah tidak diragukan lagi, kalau tebing-tebing di sini memang yang terbaik dan ini sudah diakui dunia.

Pantai Siung
Pantai Siung, Jogja

Ada yang menarik dari batu-batu yang ada di Pantai Siung ini. Jika dilihat dengan lebih teliti, Kamu akan melihat ada bebatuan besar yang berbentuk seperti gigi kera. Nah, sampai hari ini ikon Pantai Siung ini juga menjadi daya tarik para wisatawan.

Kamu juga bisa mencoba melakukan olah raga panjat tebing di sini. Namun, pastikan Kamu melakukan ini didampingi oleh komunitas yang sudah mengenal medan ya. Biasanya banyak kok komunitas yang ada di sekitar Jogja yang melakukan panjat tebing di sini.

Bagi Kamu yang suka berfoto ala anak pantai, pantai ini sangat cocok untuk Kamu. Banyak spot foto yang bisa Kamu jajal di pantai ini. Kamu bisa berfoto dengan latar belakang tebing atau bisa juga dengan latar belakang pantai yang pastinya akan menambah pesona dihasil jepretanmu.

Selain tebing-tebing batunya, pantai Siung juga mempunyai pasir putih yang tak kalah dengan pantai-pantai lain di Jogja. Kamu bisa memanjakan mata dengan hamparan pasir putih yang luas menutupi bagian pantai.

Permainan bola pantai akan sangat seru dilakukan di pantai berpasir putih ini. Apalagi aktivitas ini dilakukan bersama teman-teman dan keluarga.

Membangun istana pasir juga bisa dilakukan di pantai ini sembari bermain air. Tenang ombak yang ada tidak sebesar di pantai selatan lainnya karena ada pemecah ombak alami berupa batu-batu karang.

Kamu yang tidak bisa berenang juga jangan khawatir kedalamannya tidak lebih dari satu meter pada bagian pinggiran pantai. Jadi akan tetap aman asalkan Kamu tetap berada di tepian pantai.

Ada juga cara unik untuk menikmati keindahan Pantai Siung ini dengan cara menaiki bukit yang letaknya tidak jauh dari pantai. Saat Kamu berada di atas bukit keindahan pantai Siung tidak bisa dikatakan dengan kata-kata. Birunya laut juga akan menambah cantiknya lukisan alam yang terlihat dari ketinggian.

Pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul ini juga bisa digunakan untuk tempat camping. Nah, buat Kamu yang suka camping dengan suasana pantai yang khas, Pantai Siung bisa jadi pilihan berikutnya. Kamu akan dikenai biaya Rp 10.000,00 untuk masing-masing tenda.

Setelah puas bermain di pantai biasanya Kamu akan merasakan gelora ingin makan. Terdapat berbagai warung makan yang menawarkan menu olahan ikan khas dari daerah ini. Tentu akan sangat nikmat menyantap makanan saat lapar-laparnya sehabis bermain air di pantai.

Para pengelola juga sangat menjaga kebersihan pantai sehingga pantai terlihat bersih dari sampah. Jika Kamu berkunjung ke pantai ini pastikan buang sampah di tempat sampah ya agar kebersihan pantai tetap terjaga dengan baik.

Pantai ini ada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Daerah Istimewa Yogyakarta. Letaknya sangat mudah untuk dijangkau. Bahkan banyak rute yang bisa Kamu pilih untuk menuju ke pantai bertebing di Jogja ini.

Biaya retribusi yang dikenakan pihak pengelola hanya sebesar Rp 10.000,00 ditambah dengan uang parkir sebesar Rp 2.000,00 untuk motor dan Rp 5.000,00 untuk mobil. Tentunya sangat terjangkau mengingat keindahan yang ditawarkan di pantai bertebing ini.

Baca Juga: Ulasan Garmin Fenix 5, Jam Tangan Multiguna

5. Pantai Slili Gunungkidul

Saatnya kaki Kamu menginjakkan diri di Pantai Slili, Gunungkidul Jogja. Mengapa? Karena banyak hal indah yang akan Kamu temukan di pantai ini khususnya ketenangan. Ya, Kamu akan menikmati suasana pantai yang tenang karena belum banyak yang mengetahui keindahan Pantai Slili.

Pasir putihnya yang lembut dengan airnya yang biru merupakan perpaduan panorama yang sempurna. Kamu akan serasa memiliki pantai pribadi saat berkunjung ke pantai ini. Objek wisata ini sangat cocok untuk Kamu yang sedang mencari suasana penuh ketenangan.

Pantai Slili, Jogja
Pantai Slili, Jogja

Pengelola wisata Pantai Slili membangun gazebo-gazebo untuk para wisatawan yang datang. Nah, Kamu yang hanya ingin menikmati ketenangan di pantai ini bisa memanfaatkan gazebo-gazebo yang telah disediakan tersebut.

Pantai Slili memang tidak seluas pantai-pantai lain di Gunungkidul, tapi pemandangannya tidak kalah dengan pantai yang lain. Kamu bisa melihat sunset di pantai ini sambil menikmati sejumlah makanan ringan.

Banyak spot foto yang bisa Kamu temukan di pantai yang menawarkan ketenangan ini. Kamu juga bisa berfoto dengan latar belakang berbagai hiasan yang sudah disediakan para pengelola wisata. Ada bunga yang terbuat dari plastik yang sudah dibentuk hati.

Atau Kamu lebih suka berfoto dengan latar belakang pantai juga bisa. Ada karang-karang yang tidak jauh dari bibir pantai dan sangat pas dijadikan sebagai spot foto Kamu.

Jika Kamu beruntung, Kamu akan melihat upacara sedekah laut yang dilakukan oleh warga setempat. Ritual ini dilakukan sebagai tanda ucapan syukur yang diberikan oleh warga atas berkah yang diterima serta memohon keselamatan dimasa yang akan datang.

Ritual sedekah laut yang dilakukan di Pantai Slili selalu dilakukan setiap tahun. Jadi untuk Kamu yang penasaran dengan bentuk ritual warga Desa Sidoharjo ini bisa mengunjungi Pantai Slili.

Sebagian besar masyarakat di sekitar pantai Slili justru bermata pencaharian sebagai petani. Namun, saat musim kemarau tiba, Mereka akan berganti profesi sebagai nelayan atau penangkap ikan yang ada di terumbu karang yang sudah mulai terlihat.

Terumbu karang yang sudah ditumbuhi rumput laut merupakan habitat ikan yang sangat sempurna. Ketika musim kemarai tiba Pantai Slili yang termasuk dangkal airnya akan menguap sehingga terumbu karang ini terlihat dengan jelas di permukaan.

Banyak ikan-ikan maupun jenis udang yang terperangkap di terumbu karang tersebut. Hal ini sangat memudahkan para nelayan untuk mencari ikan di lokasi terumbu karang tadi. Selain mencari ikan Mereka juga mengambil rumput laut untuk diperjual belikan.

Pantai Slili berjarak sangat dekat dengan Pantai Krakal dan hanya dipisahkan oleh bukit. Pemandangan di atas bukit ini sangat indah, Kamu harus melihat pemandangannya. Siapkan tenagamu, karena harus mendaki bukit untuk bisa melihat cantiknya panorama Pantai Slili dari atas.

Biaya retribusi untuk tiket masuk hanya sebesar Rp 10.000,00 saja. Kabar gembiranya biaya tiket ini juga sudah termasuk delapan pantai lainnya yang jaraknya tidak jauh dari Pantai Slili. Jadi Kamu bisa menikmati banyak pantai dengan hanya membayar biaya tersebut.

Kondisi jalan menuju ke Pantai Slili sudah baik sehingga Kamu tidak perlu khawatir. Selain kondisi jalannya yang baik, lokasi pantai ini sangat mudah ditemukan. Jika masih awam dengan daerah menuju Pantai Slili, gunakan googlemaps untuk memperjelas arah dan rute yang paling dekat dan bebas dari macet.

Fasilitas yang ada di Pantai Slili sangat lengkap mulai dari toilet, tempat parkir, dan penginapan yang tidak terlalu jauh dari lokasi pantai. Tempat parkir yang ada di objek wisata ini sangat dekat dengan lokasi wisata sehingga nyaman untuk para pengunjung daripada harus berjalan berjam-jam dulu.

Jika Kamu ingin mengunjungi wisata Pantai Slili usahakan untuk meminimalkan sampah yang akan dibuang. Jangan sampai keindahan alam di pantai ini hilang karena sampah-sampah berserakan di sekitar pantai. Hal tersebut akan sangat merusak pemandangan pantai.

6. Pantai Krakal

Kita masih di Kabupaten Gunungkidul Jogja, setelah puas dengan keindahan Pantai Slili sekarang saatnya bergeser ke Pantai Krakal. Pantai Krakal dan Pantai Slili merupakan pantai yang bersebelahan. Keduanya hanya dipisahkan oleh bukit karang yang menjulang ke atas.

Terletak di Desa Ngastiharjo, Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Pantai Krakal bisa menjadi salah satu tujuan liburanmu kali ini. Pantai Krakal sudah sangat terkenal dengan keindahannya.

Pantai Krakal, Jogja
Pantai Krakal, Jogja

Keindahan Pantai Krakal tidak kalah dengan Pantai Slili, di sini Kamu bisa melakukan berbagai aktivitas seru. Jika Kamu punya hobi berselancar, maka pantai ini adalah tempat yang tepat untuk Kamu berselancar. Ombak yang ada di Pantai Krakal sangat pas untuk olah raga selancar ini.

Selain selancar di ombak Pantai Krakal yang menantang, Kamu juga bisa menikmati keindahan yang ditawarkan di pantai ini. Ya, Kamu bisa melakukan aktivitas snorkeling. Hal ini sangat memungkinkan karena air yang ada di sini sangat jernih.

Bagi Kamu yang tidak memiliki peralatan snorkeling bisa menyewa di salah satu tempat penyewaan yang ada di sekitar pantai. Biaya penyewaannya seharga Rp 50.000,00 untuk setiap perlengkapan lengkan snorkeling.

Ada juga spot-spot foto yang menarik terutama adanya batu karang besar yang bisa digunakan untuk latar belakang foto kerenmu. Pasir putih di pantai ini juga terjaga kebersihannya sehingga Kamu bisa manfaatkan momen ini untuk bermain di pantai sambil menenangkan hati.

Pemandangan matahari terbit yang sangat indah juga bisa dilihat di pantai ini. Pada sore harinya, pemandangan matahari terbenam juga menjadi daya tarik tersendiri di sini.

Pihak pengelola wisata Pantai Krakal juga sudah menyediakan berbagai fasilitas seperti tempat parkir, toilet dan fasilitas peristirahatan. Kamu tidak perlu khawatir lagi, pasalnya pantai ini sudah sangat terkenal sebagai salah satu wisata pantai Yogyakarta sehingga fasilitasnya sangat lengkap.

Setelah selesai dengan aktivitas wisata, pastinya perut akan terasa begitu keroncongan. Tenang banyak rumah makan yang menyediakan berbagai menu spesial di sekitar pantai. Kamu tinggal pilih saja, ada ikan bakar, ikan pedas manis dan sebagainya.

Menu makanan ini akan sangat pas dinikmati bersama keluarga apalagi jika dinikmati di pinggir pantai dengan panoramanya yang indah dan memukau. Sensasinya pasti akan sangat berbeda.

Kamu yang ingin menikmati keindahan Pantai Krakal lebih lama bisa menginap di penginapan-penginapan yang ada di sekitar pantai. Jaraknya tidak terlalu jauh dari pantai sehingga akan memudahkan Kamu yang ingin tinggal lebih lama di Pantai ini.

Biaya masuk ke Pantai Krakal sangat terjangkau. Kamu hanya perlu mengeluarkan uang sebesar Rp 10.000,00 per orang. Selain itu ada juga biaya parkir sebesar Rp 2.000,00 untuk motor dan Rp 5.000,00 untuk mobil.

Kamu yang ingin berlibur di Pantai Krakal, sangat disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi atau bisa juga menyewa kendaraan. Hal itu dikarenakan masih jarang angkutan umum yang bisa mengantar Kamu ke lokasi pantai.

Baca Juga: Asal Usul dan Fakta Tari Dolalak

7. Pantai Indrayanti

Tepat berada di sebelah timur Pantai Sundak, pantai ini menyimpan berbagai keindahan alam yang sangat sayang jika dilewatkan. Pantai Indrayanti mempunyai pasir putih yang terhampar luas di sepanjang pantai. Pasir ini sangat lembut sehingga bisa digunakan untuk permainan pasir.

Kamu bisa menemukan Pantai Indrayanti di Desa Tepus, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul Jogja. Pantai ini sudah tenar sejak lama dan jangan kaget dengan suasana ramainya saat akhir pekan.

Pantai Indrayanti, Jogja
Pantai Indrayanti, Jogja

Nama Indrayanti diambil dari pemilik rumah makan di sekitar pantai. Pemilik rumah makan tersebut adalah suami istri. Sang suami bernama Indra dan istri bernama Yanti. Jadilah nama pantai ini bernama Indrayanti. Dulunya pantai ini bernama Pulang Syawal.

Saat berada di Pantai Indrayanti Kamu bisa bermain bola dengan teman-teman. Sepak bola di pantai jelas akan terasa berbeda dengan yang biasa dilakukan di lapangan. Tentunya ini akan menambah keseruan liburanmu di Pantai Indrayanti.

Kamu yang suka melakukan aktivitas tracking, pantai ini juga menyediakannya. Ada sebuah bukit yang bisa Kamu daki. Pemandangan di atas bukit sangat indah dengan dominasi pemandangan birunya air laut berpadu dengan pasir putih.

Jika Kamu punya waktu lebih banyak, cobalah sempatkan waktu di Pantai Indrayanti sampai matahari terbenam. Kamu tidak akan menyesal melihat indahnya sang surya terbenam dari ufuk barat di Pantai Indrayanti ini.

Jika Kamu ingin menikmati keindahan pantai tanpa takut kepanasan, di sana banyak terdapat penyewaan payung. Kamu bisa menyewa payung sekaligus alas untuk bisa menikmati keindahan Pantai Indrayanti ini. Harga sewa relatif murah hanya Rp 20.000,00 saja.

Kamu yang suka dengan olah raga air dengan bermain sky maka di sini adalah tempat yang cocok. Pihak pengelola menyediakan jet ski untuk Kamu yang tertarik. Kamu bisa menyewa jet ski dengan harga Rp 250.000,00 per 15 menit.

Ada juga gazebo yang disewakan oleh pihak pengelola pantai di sini. Kamu bisa menikmati keindahan pantai bersama keluarga di gazebo-gazebo sambil menikmati makanan yang sudah dipersiapkan dari rumah.

Pengelola wisata sudah menyediakan fasilitas toilet yang sangat memadai setelah Kamu puas bermain air di pantai. Selain itu ada juga tempat parkir yang cukup luas dan sangat memungkinkan untuk banyak kendaraan.

Jika ingin mengunjungi Pantai Indrayanti usahakan pada hari biasa. Pada akhir pekan pantai ini akan banyak didatangi wisatawan sehingga akan sangat ramai. Namun, jika Kamu suka dengan suasana pantai yang ramai bisa juga datang pada akhir pekan.

Baca Juga: 9 Tips Menaklukkan Wanita Alfa (Dominan) Idamanmu

8. Pantai Sundak

Pantai Sundak yang berjarak sangat dekat dengan Pantai Indrayanti juga memiliki daya tarik tersendiri. Pasir putih yang luas ditambah dengan pemandangan bukit-bukit karang sangat menunjukan indahnya pantai selatan ini.

Aktivitas bermain air sangat disarankan di sini, namun tetap harus hati-hati. Pasalnya ombak di Pantai Sundak ini tergolong kuat sehinga harus tetap waspada agar tetap aman. Kamu bisa bermain air di tepian pantai agar aman dan tetap menyenangkan.

Pantai Sundak, Jogja
Pantai Sundak, Jogja

Banyak terdapat gazebo-gazebo yang dibangun dengan sederhana dan Kamu bisa menyewa gazebo ini untuk menikmati keindahan Pantai Sundak ini. Biaya yang harus dikeluarkan hanya Rp 20.000,00 per gazebo, harga ini bisa berubah kapan saja.

Sembari duduk-duduk di gazebo, nikmati hembusan angin pantai yang membuat Kamu semakin menikmati suasana pantai yang indah ini. Kamu juga tidak perlu takut kepanasan saat menikmati suasana pantai saat di gazebo.

Banyak juga terdapat warung-warung makan yang ada di sekitar Pantai Sundak. Warung-warung makan ini menyediakan menu masakan laut yang sangat lezat. Masakan ini bisa Kamu nikmati di gazebo-gazebo yang sudah Kamu sewa tadi.

Ada juga batu-batu karang kecil yang bisa Kamu temukan di sekitar bibir pantai. Uniknya batu-batu karang berukuran kecil ini berbentuk seperti payung. Kamu bisa juga melihat hewan-hewan pantai seperti kerang yang banyak ditemukan disekitar batu karang tersebut.

Selain bermain air, pantai ini juga sangat cocok untuk aktivitas camping. Kamu yang penasaran, bagaimana sih sensasi berkemah di pinggir pantai bisa coba nih di Pantai Sundak ini. Kegiatan camping ini juga bisa dimanfaatkan oleh komunitas-komunitas yang ingin melaksanakan suatu kegiatan komunitas.

Berfoto merupakan aktivitas yang banyak dilakukan wisatawan saat mengunjungi Pantai Sundak. Nah, Kamu juga memanfaatkan momen ini untuk berfoto bersama dengan pemandangan Pantai Sundak.

Obyek wisata Pantai Sundak mempunyai fasilitas yang sangat memadai. Ada fasilitas ibadah untuk Kamu yang beragama Islam, kamar mandi untuk membilas diri setelah puas bermain air, dan tempat parkir yang cukup luas untuk menampung motor, mobil serta bus pariwisata.

9. Pantai Ngobaran

Wisata Pantai Ngobaran Jogja bisa juga jadi tujuan liburan Kamu di akhir pekan ini. Pemandangan khas pantai selatannya sangat menawan. Pantai ini menawarkan banyak spot foto alam khas pantai yang harus Kamu abadikan.

Saat berada di Pantai Ngobaran Kamu akan melihat ada dua macam bangunan ibadah yang satu tempat ibadah Umat Hindu dan satunya lagi tempat ibadah Umat Islam. Keduanya berdiri berdampingan yang menunjukan toleransi yang terus dijaga di daerah ini.

Konon, nama pantai ini berasal dari seorang raja yang kala itu harus menghindari pertarungan dengan anaknya. Jadi, sang raja tidak ingin pertarungan itu terjadi. Alhasil raja melakukan Ucal Muksa atau pembakaran diri dengan kekuatan yang dimilikinya di Pantai Ngobaran ini.

Pantai Ngobaran, Jogja
Pantai Ngobaran, Jogja

Ucal Muksa menghasilkan kobaran-kobaran api yang dahsyat. Nah, kobaran-kobaran api inilah yang menjadi asal usul nama dari Pantai Ngobaran.

Pantai Ngobaran merupakan tempat berlabuhnya kapal-kapal nelayan sehingga Kamu juga bisa memperhatikan aktivitas para nelayan di daerah ini. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat di sini adalah sebagai nelayan dan petani.

Kamu bisa melihat banyaknya gugusan batu karang yang tersebar di sekitar pantai. Cobalah lihat di sela-sela rekahan karang terdapat alga hijau yang membuat pemandangan pantai semakin indah. Kamu bisa menggunakan pemandangan indah ini untuk melengkapi koleksi foto Kamu.

Jika Kamu beruntung akan ada ritual yang biasa dilaksanakan di pantai Ngobaran ini. Ritual ini biasa dilaksanakan pada setiap tahun tepatnya pada bulan-bulan perayaan hari besar. Jadi jangan heran jika saat Kamu di Pantai Ngobaran tercium bau sesajen.

Apabila Kamu menyusuri Pantai Ngobaran ini akan ditemui beberapa bangunan yang banyak dihiasi arca-arca. Kamu bisa menggunakan tempat ini untuk berfoto. Namun, harus menjaga sikap karena tempat ini merupakan tempat yang dikeramatkan oleh masyarakat.

Biasanya pada bagian bukit di atas bangunan tersebut seringkali digunakan sebagai tempat semedi. Inilah yang membuat masyarakat menganggap tempat tersebut keramat dan mempunyai daya magis tersendiri.

Kamu yang lapar tidak perlu khawatir lagi. Banyak ditemukan warung-warung makan yang ada di sekitar pantai ini. Kamu bisa mencoba menu andalannya yaitu landak laut yang mempunyai cita rasa yang unik.

Selain landak laut ada juga beberapa makanan seafod yang lain seperti ikan, udang, kerang, cumi dan sebagainya. Jangan lupa menikmati minuman es kelapa muda yang sudah teruji kesegarannya karena buah yang digunakan langsung dipetik dari pohonnya.

Harga tiket masuk ke pantai Ngobaran hanya sebesar Rp 5.000, 00 per orangnya. Sedangkan untuk Kamu yang menggunakan motor akan dikenakan biaya parkir sebesar Rp 2.000,00 dan jika Kamu menggunakan mobil biaya parkirnya sebesar Rp 10.000,00.

Nah, itulah dia sembilan pantai yang menawan dari Daerah Istimewa Yogyakarta yang benar-benar istimewa. Jangan lupa persiapkan akhir pekan Kamu dengan baik agar liburan kali ini benar-benar bisa membuat Kamu lebih bersemangat dalam menjalani hari ke depannya. Semangat selalu dan jangan lupa piknik.

Oleh: Y. Anugrahanto

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*