Mencegah dan Mengatasi Bencana Alam yang Sering Terjadi di Indonesia

Bencana alam jelas merupakan suatu hal yang pastinya sudah tidak cukup asing lagi bukan bagi kita sebagai penduduk warga negara indonesia?

Ya, Indonesia sendiri memang merupakan salah satu negara yang mana telah diakui bahwa tantangan terbesarnya adalah bencana alam. Hal tersebut bisa dikatakan demikian karena indonesia adalah negara yang berbentuk kepulauan dimana seperlima dari wilayahnya terdiri atas jajaran lautan dan terbilang hanya terdapat sedikit saja sisa daratan. Oleh sebab itulah bencana alam pun digadang-gadang menjadi momok yang harus diperhatikan betul oleh negara Indonesia.

Bencana Alam

Banyak stigma yang bermunculan dan beranggapan bahwa sebenarnya tinggal di wilayah Indonesia perlulah suatu rasa kewaspadaan. Hal itu bisa dikatakan demikian karena wilayah indonesia sendiri merupakan daerah yang cukup rawan bencana alam sehingga jelas membutuhkan yang namanya kewaspadaan.

Tingkat kewaspadaan yang dimaksudkan disini pun harus betul-betul bisa mencapai level yang tinggi karena bencana yang kemungkinan menerjang negara Indonesia pun pastinya berada di level yang tinggi pula.

Baca Juga: Upaya Mitigasi Bencana Tanah Longsor

Seperti yang sudah dikatakan tadi, bahwa kontur wilayah yang melingkupi negara Indonesia terdiri dari kepulauan dengan banyaknya gunung berapi sehingga hal itu pun dengan serta merta membuat masyarakat Indonesia terpaksa harus belajar akrab dengan banyaknya jenis bencana alam yang siap menerjang sewaktu-waktu.

Bencana-bencana alam yang dimaksud adalah seperti mulai dari gempa bumi, tsunami, gunung meletus, angin kencang, angin puting beliung, kebakaran hutan, tanah longsor, hingga banjir. Semua bencana alam yang telah disebutkan tadi itu sudah dialami oleh sebagian penduduk masyarakat Indonesia di sepanjang zaman ini.

Ada sejumlah bencana besar yang tercatat telah menyebabkan kerugian masif mulai dari sebagian besar rumah penduduk yang menjadi rusak sampai dengan timbulnya korban jiwa. Misalnya kita bisa ambil contoh dari bencana tsunami yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 lalu. Tsunami Aceh tersebut diketahui bisa terjadi akibat adanya gempa pada dasar laut yang kemudian datang secara tiba-tiba dan menyapu bersih Serambi Mekah itu.

Selain bencana tsunami di Aceh, ada pula letusan Gunung Merapi yang terjadi pada tahun 2010, dimana bencana semacam letusan Gunung Merapi tersebut sampai menimbulkan korban harta maupun benda di sekitaran wilayah Jawa Tengah dan juga Aceh.

Melihat fenomena dari bencana alam yang telah dipaparkan diatas tadi, pastilah membuat kita sebagai penduduk negara Indonesia menjadi sedikit merasa khawatir dan juga resah. Namun bagaimanapun, yang namanya bencana adalah sesuatu hal yang alami dan bisa saja menimpa siapapun, dimanapun, dan kapanpun.

Sebagai gambaran, berikut adalah bencana yang terjadi di Indonesia Pada Tahun 2018 berdasarkan banyaknya Desa/Kelurahan 

Tanah
Longsor
Banjir/ Banjir
Bandang
Gempa
Bumi
Tsunami Gelombang
Pasang Laut
Puting Beling Gunung Meletus Kebakaran Hutan / Kekeringan
10246 19675/
1869
10115 12 1806 7251 619 4394/8587

Status dari negara Indonesia yang merupakan negara berbentuk kepulauan dan kaya akan titik alam seperti gunung, pantai, dan laut membuat bencana alam bisa datang dan menghampiri kapan saja. Kita sebagai manusia hanya bisa melakukan pencegahan dan langkah-langkah bijak untuk dapat meminimalisir hal tersebut untuk terjadi kedepannya.

Maka dari itulah sangat penting untuk memahami berbagai langkah dan kiat yang bisa menghindarkan kita semua dari bencana alam. Untuk itu, dibawah ini akan dituturkan beberapa poin yang menjelaskan mengenai tips mengatasi dan mencegah bencana alam, mulai dari bencana yang paling epik hingga bencana yang terbilang jarang.

Cara Mencegah Bencana Banjir

Bencana banjir merupakan suatu keadaan dimana segala air yang mengalir dan melingkupi di setiap daerah-daerah sudah tidak bisa dibendung lagi. Baik oleh tanah resapan, pohon, waduk, maupun selokan air.

Banjir biasanya terjadi akibat hal seperti itu kurang diantisipasi dan terkesan dibiarkan. Tak heran, banjir malah disebut sebagai bencana musiman. Disamping itu, bencana banjir ini sebenarnya juga bisa disebabkan oleh perilaku manusia atau penduduk sekitar daerah yang terdampak banjir. Ya, misalnya saja perilaki seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan (tidak pada tempat yang seharusnya), menebang hutan untuk dijadikan wilayah pemukiman, serta juga karena selokan atau saluran air yang jarang dirawat dan diperhatikan kebersihannya.

Baca Juga: Gotong Royong Adalah Budaya Sejati Bangsa Indonesia!

Banjir sendiri bukan datang hanya sekedar genangan air saja, karena ternyata mungkin telah kita kenal bencana banjir bandang. Ya, banjir bandang adalah bencana banjir yang terkesan lebih besar karena memiliki volume yang relatif lebih besar pula.

Dalam kasus yang pernah terjadi, banjir bandang datang menerpa pemukiman yang belum siap dengan sangat kencang membawa segala apapun yang ada didepannya hingga terseret berantakan. Banjir bandang memang lebih parah dari banjir biasa. Bahkan tak jarang banjir bandang ini menimbulkan korban jiwa yang cukup banyak.

Melihat itu semua kita jelas kini menyadari betapa besarnya pengaruh dari perilaku setiap kita dalam menyikapi lingkungan ini dengan keterkaitannya pada bencana alam, dalam hal ini bencana banjir. Maka dari itu penting untuk kita mengetahui langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam mencegah dan mengatasi bencana banjir agar tidak terjadi.

Berikut adalah tips atau cara dalam mencegah banjir :
• Hindari kebiasaan membuang sampah sembarangan, seperti di kali, jalan umum, dan selokan. Buanglah sampah-sampah tersebut pada tempat yang seharusnya
• Rajin-rajin merawat dan menjaga kebersihan selokan di sekitar rumah agar tidak tersumbat
• Buatlah bendungan yang berfungsi sebagai penampungan air hujan yang berlebih
• Buatlah daerah atau tanah resapan dengan melakukan kegiatan reboisasi maupun dengan melaksanakan program menanam seribu pohon.
• Lakukan kegiatan kebersihan rumah dan daerah tempat tinggal agar terhindarkan dari bencana banjir yang mungkin datang ketika hujan cukup deras

Cara Mencegah Bencana Tanah Longsor

Setelah bencana banjir, mungkin bencana alam yang satu ini juga sudah tidak terdengar asing lagi ditelinga para penduduk indonesia. Ya, bencana tanah longsor memang merupakan satu contoh bencana alam yang juga seringkali datang dan menerpa beberapa daerah. Bahkan, sampai ada istilah daerah rawan tanah longsor.

Tanah longsor biasanya terjadi karena pengaruh besar dari perilaku masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Ya, longsor memang diakibatkan oleh faktor lingkungan di daerah yang berdampak itu sendiri. Perlu diketahui bahwa penyebab utama longsor adalah karena dilakukan penebangan pohon secara liar sehingga mengakibatkan hutan menjadi gundul. Ditambah lagi apabila kegiatan penebangan pohon itu tidak segera di reduce dengan cara melakukan penghijauan atau penanaman pohon kembali.

Bencana longsor di Indonesia sendiri sudah sangat sering sekali terjadi sepanjang zaman ini. Longsor biasanya lebih sering terjadi pada daerah pemukiman yang berdekatan dengan tebing atau jurang yang curam (dataran rendah). Lebih mirisnya lagi, terkadang daerah-daerah seperti itu sangatlah padat penduduk sehingga apabila bencana longsor terjadi maka tidak menutup kemungkinan bisa menimbulkan banyak korban jiwa dan kerusakan yang cukup fatal.

Melihat itu pastilah kita kini menyadari betapa bisa merugikan sekali apabila bencana longsor terus terjadi. Maka dari itulah penting untuk dilakukannya pencegahan dan juga menumbuhkan tiap rasa kewaspadaan dalam diri agar siap menghadapi bencana longsor ini sewaktu menerjang.

Berikut adalah kiat-kiat pencegahan yang bisa dilakukan dalam menghadapi bencana longsor :
• Jangan menebang pohon dan membabas habis hutan untuk kepentingan sendiri, atau minimal lakukan kembali penanaman pohon dan penghijauan agar hutan tidak gundul
• Kurangi kegiatan tambang liar yang cenderung beresiko pada aktivitas tanah do daerah-daerah tertentu
• Galakkan kegiatan semacam usaha untuk membuat asri lingkungan
• Hindari membangun rumah atau tempat tinggal di sekitaran dataran rendah yang berpotensi dan rawan terjadi tanah longsor
• Bila bencana longsor terjadi, cepat-cepat tinggalkan rumah dan berlari ke dataran yang lebih tinggi agar tidak tertimbun oleh tanah longsor tersebut

Cara Mengatasi Fenomena Kebakaran Hutan

Bencana alam yang akan dibahas selanjutnya adalah fenomena kebakaran hutan atau forest fire. Negara Indonesia bisa dikatakan masih cukup dihantui oleh bayang-bayang bencana alam semacam kebakaran hutan ini. Ya, setiap tahunnya dirasa pasti ada beberapa daerah tertentu yang mengalami kebakaran hutan, baik kebakaran yang luas maupun kecil.

Kebakaran hutan sendiri merupakan bencana dimana luasnya hektar dari hutan disuatu daerah habis dilalap api karena faktor tertentu, bisa karena faktor musim kemarau atau bisa juga karena kecerobohan perilaku manusia.

Kasus kebakaran hutan di Indonesia tercatat sering terjadi karena faktor kelalaian manusia dalam lingkup lingkungan hutan suatu tempat. Kelalaian itu misalnya dengan membakar daun kering secara besar-besaran yang kemudian mengakibatkan api menjalar ke semak dan melahap habis pepohonan yang berjejer.

Atau bisa juga bentuk kelalaian lain yang terbilang sangat bodoh seperti tindakan membuang puntung rokok yang masih menyala sembarangan sehingga tidak menutup kemungkinan api rokok kemudian menyebar luas ke penjuru hutan dan menjadi api besar yang bahkan mampu melahap habis hutan tersebut.

Namun begitu, faktor cuaca atau musim juga tetap menjadi perhatian penting bagi kondisi yang mampu menyebabkan kebakaran hutan ini terjadi. Ya, Indonesia mengalami musim kemarau dimana pada saat musim itu sedang berlalu maka suhu lingkungan akan naik drastis (sangat panas) sehingga mampu menyulut panas pula di daerah hutan padat dan tatkala itu kemudian bisa dibesarkan dalam bentuk kebakaran hutan.

Melihat semua kejadian seperti tadi tentunya menyadarkan kita juga untuk selalu berwaspada dan melakukan perbaikan pada pengolahan hutan di berbagai daerah agar kebakaran hutan bisa dihindarkan atau paling tidak diminimalisir. Untuk itu ada beberapa upaya yang mungkin juga bisa diterapkan oleh pemerintah bersama dengan warga dalam menanggulangi bencana semacam kebakaran hutan.

Berikut adalah tips dalam mencegah dan mengatasi fenomena kebakaran hutan :
• Jagalah keamanan dalam wilayah yang melingkupi hutan dengan luas hektar yang besar
• Hindari kegiatan semacam membakar daun atau ranting secara besar-besaran karena itu berpotensi menjalarkan api ke bagian hutan yang lainnya
• Jangan melakukan kelakuan yang ceroboh seperti merokok dalam hutan lalu membuang puntung rokoknya disembarang tempat sekitar hutan karena itu akan bisa menimbulkan kebakaran hutan untuk terjadi
• Jagalah keasrian dan kerindangan pepohonan di dalam hutan agar selalu terjaga dan bisa terjamin kesiapannya ketika musik kemarau panjang datang

Cara Mengatasi Bencana Angin Puting Beliung

Bencana angin puting beliung juga masih sering terjadi di negara Indonesia ini. Ya, kalau berbicara mengenai faktor penyebab dari terjadinya angin puting beliung adalah karena faktor cuaca atau alam itu sendiri.

Angin puting beliung bisa terjadi dan melanda beberapa daerah karena adanya pergeseran suhu pada awan secara mendadak yang kemudian hal itupun menjadi akibat jangka panjang dari perputaran angin frontal yang terjadi.

Angin puting beliung sendiri sudah cukup banyak menorehkan kasus di Indonesia sepanjang tahunnya. Terkadang angin puting beliung juga bisa disertai dengan petir dan hujan deras. Terjadinya angin puting beliung mengakibatkan kerusakan yang begitu parah dan berdampak.

Banyak rumah-rumah yang tinggal sisa puing bertebaran dan bahkan gardu listrik pun bisa tumbang dan merusakan segala yang berada disekitarnya. Bencana angin puting beliung tidak bisa diremehkan karena pada kenyataanya juga tatkala sampai memakan korban jiwa, baik luka-luka maupun sampai meninggal.

Meskipun bencana alam angin puting beliung ini dikatakan terjadi secara alami oleh keadaan alam, akan tetapi tindakan pencegahan masih bisa diupayakan dalam meminimalisir dampak merugikan yang bisa diakibatkan oleh terjadinya bencana ini. Maka dari itu diperlukan pemahaman serta juga kewaspadaan dari masing-masing pribadi untuk bisa mengerti bagaimana cara menyikapi situasi genting sewaktu bencana angin puting beliung ini melanda.

Berikut adalah beberapa cara yang efektif dilakukan dalam menghadapi bencana angin puting beliung :
• Membangun rumah atau tempat tinggal yang fondasinya cukup kuat dan juga kokoh
• Apabila bencana puting beliung sedang terjadi, hindarilah sebisanya dengan segera melarikan diri ke tempat atau daerah yang lebih aman
• Jauhkan diri dari benda-benda semacam pohon atau tiang listrik untuk menghindari resiko tertimpa pada saat bencana angin puting beliung terjadi

Cara Mengatasi Bencana Gunung Merapi Meletus

Bencana alam semacam gunung merapi meletus juga masih melingkupi Indonesia. Ya, seperti yang sudah dikatakan juga sebelumnya bahwa wilayah indonesia terdiri atas bukit-bukit, pegunungan, dan lembah yang saling terselubung. Wilayah kontur negara Indonesia memang cukup ‘complicated’, namun sisi baiknya adalah terpenuhinya sumber daya alam atau kekayaan alam pada daerah dan wilayah tertentu.

Namun begitu, keadaan seperti yang demikian juga bisa memicu bertambahnya peluang bencana alam yang terjadi di negri kepulauan ini. Gunung merapi di Indonesia sendiri terdapat banyak yang cukup aktif. Dalam catatan sendiri, letusan gunung merapi di Indonesia pernah masuk dalam rekor bencana paling dahsyat di dunia, yaitu letusan gunung Krakatau.

Ya, namun tidak berhenti disitu saja karena gunung Krakatau tersebut memunculkan anakan yang sampai kini masih cukup aktif dan seringkali menunjukkan aktivitasnya. Selain gunung Krakatau, ada banyak lagi gunung merapi di Indonesia yang sempat meletus dan menimbulkan berbagai dampak yang cukup besar, melingkupi kerusakan sawah atau perladangan sekitar, rumah penduduk, menimbulkan polusi, juga korban jiwa yang mengalami luka-luka bahkan sampai meninggal.

Bencana gunung merapi memang tidak bisa diremehkan maka dari itulah diperlukan kontribusi antara pemerintah daerah dengan masyarakat untuk memahami betul mengenai bencana ini. Bencana alam semacam gunung merapi mungkin terjadi secara alami atau dorongan reaksi alamiah, akan tetapi hal itu masih bisa diminimalisir dengan melakukan berbagai langkah pencegahan dan penanggulangan bencana.

Berikut ini adalah beberapa cara menghadapi keadaan saat gunung merapi meletus mulai melanda :
• Hindari pemukiman atau tempat tinggal tinggal yang berdekatan dengan daerah yang memiliki gunung merapi aktif dan rawan terjadi bencana alam semacam gunung merapi meletus
• Tinggal dan bangunlah rumah di daerah yang lebih tinggi atau dataran tinggi untuk menghindari resiko terkena hamburan magma/lava dan bebatuan gunung apabila gunung meletus terjadi
• Tingkatkan kewaspadaan apabila sudah ada peringatan tentang siaga terhadap aktivitas suatu gunung merapi di daerah tertentu

Cara Mengatasi Bencana Gempa dan Tsunami

Bukan hal yang asing lagi jika bencana alam semacam gempa dan tsunami merupakan salah satu daftaf bencana yang kerap kali melingkupi beberapa daerah yang cukup rawan di Indonesia. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa Indonesia terletak di titik yang sangat rawab terhadap berbagai bencana alam terutama bencana alam semacam gempa dan tsunami ini.

Lapisan kerak bumi seringkali mengalami pergeseran dan ditambah lagi dengan deburan atau tekanan air di pedalaman daerah perairan Indonesia seperti laut ataupun pantai yang juga bisa menyinambungkan terjadinya gempa dan tsunami.

Bencana ini memang terjadi secara alami dan mungkin bisa terprediksi sesekali, namun begitu para warga negara terutama penduduk daerah yang rawan bencana gempa dan tsunami diharapkan untuk mengantongi pengetahuan cukup luas terkait penanggulangannya.

Gempa dan tsunami di Indonesia telah sering sekali terjadi, hampir semua daerah telah dimasukan kedalam titik gempa. Gempa dan tsunami yang terjadi pun beragam, ada yang jenisnya gempa vulkanik yaitu gempa yang diakibatkan oleh aktivitas gunung merapi yang memuncak serta juga ada gempa tektonik yaitu gempa yang diakibatka oleh pergeseran tanah.

Selain daripada itu, bencana alam semacam gempa dan tsunami saat terjadi pun seringkali menimbulkan dampak dan masalah yang tidak main-main besarnya. Kerugian materi, kerusakan alam dan pemukiman penduduk, serta tak segan-segan juga memakan korban jiwa yang jumlahnya tidak sedikit.

Maka dari itu, penting untuk dilakukan penanggulangan yang cukup efektif dari masing-masing individu agar bencana semacam gempa dan tsunami apabila terjadi bisa diminimalisir.

Berikut ini adalah beberapa cara penanggulangan bencana gempa dan tsunami :
• Hindari pemukiman yang rawan gempa apabila sudah keadaan maka pastikan untuk memahami cara penanggulangan bencana gempa tersebut
• Bangunlah rumah atau tempat tinggal di atas tanah yang kokoh dan cukup kuat untuk menahan fondasi rumah
• Rumah dirancang dengan pondasi yang kokoh
• Apabila bencana tsunami terjadi maka usahakan untuk segera mengamankan diri ke dataraj yang lebih tinggi agar tak terbawa hanyut
• Hindari kegiatan atau aktivitas di dekat pantai apabila sudah ada peringatan akan terjadi gempa pada daerah tertentu

Itulah dia beberapa poin beserta penjelasan penting yang perlu untuk kamu ketahui tentang bencana alam terutama dalam hal mencegah serta menanggulanginya apabila terjadi.

Meskipun tidak semua bencana alam bisa dicegah karena memang sudah bawaan dari reaksi alam itu sendiri, akan tetapi sebagai manusia tentunya kita semua bisa mengambil dan melakukan langkah-langkah bijak agar setidaknya bisa meminimalisir resiko ataupun dampak buruk yang kemungkinan akan terjadi.

Oleh: Meylisia H.S.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*