Laptop Tiga  Layar dari Razer

Laptop 3 Layar Razer
Laptop 3 Layar Razer

Gadget memang merupakan barang yang wajib selalu menemani kegiatan sehari-hari saat ini. Apalagi di jaman sekarang dituntut yang serba praktis dan selalu up to date. Tidak perlu menunggu membaca koran dan menonton televisi terlebih dahulu baru dapat informasi yang akurat.

Dengan gadget semua informasi kita dapatkan lebih mudah. Sudah banyak gadget yang berinovasi dengan kecanggihannya yang membuat setiap mata yang melihatnya ingin memiliki.

Pernahkah anda mengalami kesulitan berbagi layar ketika teman anda ingin melihat movie, musik dan yang lainnya juga di layar laptop? Atau tidak puas dengan layar yang kecil ketika sedang bermain game? Situasi ini kadang bisa jadi menyebalkan, bukan? Kendala ini pernah banyak dialami oleh sebagian orang – orang yang mengeluh dan mengharapkan layar yang lebih lebar ketika sedang bermain game.

Laptop 3 Layar Razer

Yang biasanya hanya menghadap satu arah ke depan, sekarang gamer dunia bisa lebih leluasa menoleh ke kiri dan ke kanan. Tapi jangan lupa ini bermasalah juga jika kita memainkan game terlalu lama bisa mengakibatkan laptop panas karena harus bekerja maksimal. Tapi sepertinya kekhawatiran ini bisa sedikit terobati dengan inovasi dari perusahaan gaming, Razer, perusahaan yang berlokasi di California, Amerika Serikat.

Sejarah Razer

Mungkin bagi gamer andalan mendengar nama Razer sudah tidak asing lagi. Ya, perusahaan game yang memiliki slogan For gamers to gamers ini sudah berdiri sejak 1998 lalu oleh tim elit insinyur. Razer lah yang untuk pertama kali di dunia mensponsori para gamer.

Jonathan “Fatal1ty Wendel adalah satu dari dua belas gelombang pertama yang disponsori oleh Razer dan masih aktif dalam pro-gamer. Ada beberapa barang yang sudah diciptakan olehnya, antara lain dpi mouse, keyboard, headset dan masih banyak lagi. Bahkan pada tahun 2015 lalu Razer mencetak prestasi ke dalam jajaran Fortune’s Unicorn List. Total pendapatannya saat ini pun senilai USD 1 Miliar atau sekitar 12,9 triliun rupiah. Fantastis!

Baca Juga: Ini Dia, Tips Memilih Laptop Sesuai Dengan Kebutuhan

Laptop ini Memiliki Tiga Layar Sekaligus

Seperti yang dikutip dari Cnet.com Razer mengatakan bahwa ini adalah Laptop pertama di dunia yang memiliki tiga layar sekaligus. Khusus bagi para gamer laptop ini sangat berguna untuk menunjang permainan di dunia game. Laptop yang terdiri dari tiga layar ini jika dibuka akan secara otomatis bergeser ke kiri dan ke kanan. Memudahkan para gamer atau pengguna lainnya untuk melihat visual dengan jelas.

Perusahaan besar berbasis game ini untuk pertama kalinya di dunia memperkenalkan laptop gaming Project Valerie dengan tiga layar. Setiap layar memiliki ukuran 17,3 inci. Resolusinya pun mencapai 4K (3.840 x 2.160). Razer sendiri berharap  dengan tersedianya tiga layar sekaligus para gamer dapat menggulirkan ke sudut layar. Kecanggihan ini ditambah dengan Processor Intel Core i7 – 6700 quad core, RAM 32 GB dan kartu Grafis GeForce GTX 1080 dengan Vram 8 GB GDDRX5. Ini sudah mampu dihubungkan dengan Virtual Reality (VR), seperti HTC Vive dan Oculus Rift.

Sudah pasti dengan persediaan seperti itu bisa membuat laptop cepat memanas di saat bekerja. Tapi Razer sudah lebih dulu melengkapi perangkat laptop dengan kipas desain perusahaan sendiri dan vapoor chamber.

Memiliki Fisik Yang Bongsor Dibandingkan Dengan Produk Sebelumnya

Jika pada laptop para gamer biasanya hanya memiliki fisik yang normal seperti pada umumnya, lain halnya dengan Project Valerie ini. Fisiknya yang tampak lebih tebal dan besar dibandingkan dengan produk Razer lainnya, seperti Blade Pro dan Blade Switch. Ini karena diselipkannya layar tambahan berukuran 17,3 inci yang bisa dilipat. Project Valerie memiliki ketebalan 1,5 inci dan berat sekitar 12 pon.

Baru Rancangan

Memang laptop tiga layar ini baru prototype saja. Tapi sepertinya sudah banyak idolanya bertebaran dimana – mana. Buktinya di youtube pun sudah ada akun – akun yang sengaja memperlihatkan kecanggihan Project Valerie ini. Tentu saja yang pertama menarik perhatian adalah tiga layar yang memiliki ukuran 17,3 inci. Siapa yang tidak tergoda melihatnya?

Namun, tidak tahu pasti apakah Razer selanjutnya akan memperjual belikan laptop canggih ini di masa akan datang.Yang jelas dengan respon positif dari berbagai pihak akan memungkinkan Project Valerie akan dipasarkan seperti saudara – saudara sebelumnya, yaitu Razer Blade dan Razer Blade Pro. Well, kita tunggu saja kabar selanjutnya.

Memiliki Kesamaan Dengan Razer Blade Pro

Selain bisa menjadi perangkat yang dapat menghabiskan seluruh waktu para gamer, ternyata Project Valerie bisa berfungsi seperti Razer Blade Pro (produk Razer sebelumnya yang telah rilis pada tahun 2013 silam), yaitu jika anda ingin menggunakannya seperti laptop pada umumnya seperti mengetik cacatan di dokumen dan lainnya.

Baca Juga: OZOBOT: Robot Kecil Edukatif untuk Pembelajaran STEM

Salah Tempat

Bahkan di situs theverge.com mengatakan bahwa target pemasaran Razer untuk para gamer sepertinya salah tempat. Tampaknya lebih menarik perhatian pada orang – orang yang membutuhkan segudang data dan visual pada saat yang bersamaan. Tiga layar sekaligus akan memudahkan dalam proses kerja, terutama yang kerjanya seharian berhadapan dengan layar komputer.

Project Valerie Lenyap

Bukannya kabar gembira di awal tahun malah kabar buruk yang didapat Razer. Setelah penutupan CES 2017 laptop mutakhir tiga layar itu lenyap di Las Vegas. Dua laptop prototype miliknya hilang Minggu sore. Seperti dilansir dari time.com, Tan Min Liang, CEO Razer, menulis di akun facebook pribadinya yang menyatakan bahwa ada kecurangan dalam pameran tersebut. Dia juga menambahkan rasa kekesalan dan kecewanya bahwa Razer sudah bekerja berbulan – bulan lamanya untuk mengonsep dan mengembangkan unit – unitnya. Tapi dalam satu hari lenyap begitu saja. Memang sangat disayangkan sekali kejadian ini bisa terjadi di CES 2017 lalu.

Imbalan Untuk Penemu Project Valerie

Kabar tidak sedap itu juga membuat sebagian orang – orang bertanya siapa kah yang tega mencuri Project Valerie tersebut. Rupanya Razer tidak main – main dalam kasus hilangnya laptop tiga layar itu, karena Project Valerie adalah satu – satunya laptop yang memiliki tiga layar di dunia. Perusahaan ini pun menawarkan imbalan bagi penemu perangkat itu sebanyak USD 25,000 atau kurang lebih 335 juta rupiah lebih. Fantastis untuk imbalan harga laptop super canggih ini. Kasus pencurian ini memungkinkan terjadinya pencurian konsep yang akan membuat perusahaan berpenghasilan 1 milyar di tahun 2015 lalu ini rugi total.

Nasib Project Valerie Selanjutnya

Sampai sekarang Razer masih berusaha mencari informasi terkait hilangnya 2 prototype laptop tiga layar 17,3 inci. Rupanya sudah ada beberapa pihak yang menyatakan mengetahui pencuri 2 laptop prototype tersebut. Namun, Razer tidak buru – buru menindak lanjuti kabar itu. Razer masih memproses kabar itu dan menunggu informasi yang akurat sampai pelaku tertangkap. Padahal CES sendiri memiliki akses pengamanan yang luar biasa ketat untuk produk – produk flagship.

Well, semoga saja pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab itu segera ditemukan dan Project Valerie pun akan segera dipasarkan di tahun akan datang. Mudah – mudahan saja tidak ada oknum – oknum yang berusaha mencuri ide konsep Razer. Who knows?

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*