Filosofi dan Makna Tari Topeng Cirebon

Tari Topeng Cirebon - source: star16

Kebudayaan Cirebon seakan tak pernah ada habisnya dan menarik untuk terus di bahas, ada beragam jenis kesenian tari yang sarat akan filosofi dan makna.

Salah satunya kesenian tari topeng khas cirebon, sesuai dengan namanya sang penari memakai topeng. Tarian ini merupakan salah satu tarian tradisional yang ada di Cirebon, dan keberadaan terpelihara dan lestari hingga sekarang.

Budaya Tari Topeng Khas Cirebon 

Tarian ini merupakan kesenian asli daerah Cirebon. Meliputi daerah Indramayu, Subang, Jatibarang, Majalengka, Losari dan Brebes. Tarian ini dalam pementasannya penari menggunakan topeng, sang penari juga disebut sebagai dalang dikarenakan mereka harus memainkan karakter dari topeng-topeng tersebut.

Tari Topeng Cirebon – source: star16

Kesenian tari topeng khas cirebon memiliki beragam jenis dan juga telah mengalami   perkembangan dalam hal gerakan serta cerita yang ingin disampaikan ke penonton. Kesenian tari topeng banyak dimintai oleh anak-anak kecil hingga dewasa.

Keunikan Pementasan Tari Topeng

Tari topeng khas cirebon dapat dimainkan oleh satu atau beberapa orang penari, 1 orang sinden, 10 orang pengiring atau memainkan alat musik di antaranya: rebab, kecrek, kulanter, ketuk, gendang, gong dan bendhe.

Ketika tarian ini berlangsung sang penari biasanya dapat memainkan tiga karakter topeng secara simultan, yaitu topeng warna putih, dilanjutkan topeng warna biru dan ditutup dengan topeng warna merah.

Setiap warna topeng yang dikenakan sang penari, selalu diiringi gamelan dengan tempo yang semakin keras sebagai lambang dari karakter topeng yang diperankan.

Gerakan tari topeng khas cirebon diawalinya formasi membungkuk yang melambangkan penghormatan kepada penonton menjadi pertanda tarian ini akan dimulai.

Kemudian penari menggerakkan kakinya maju-mundur sambil merentangkan kedua tangan dan senyuman kepada para penonton. Dilanjutkan gerakan menggoyangkan pinggul sambil penari memakai topeng warna putih, dan kemudian berputar-putar tubuhnya.

Setelah itu, penari berbalik badan sambil mengganti topeng menjadi warna biru dan melakukan gerakan serupa hingga pada topeng warna merah. Setiap pergantian topeng selalu diiringi dengan alunan musik gamelan yang bertempo semakin keras dan puncaknya ketika penari memakai topeng warna merah.

Filosofi dan Makna Topeng Pada Tarian

Kesenian tari topeng khas cirebon dalam pementasan memakai tiga karakter topeng dengan warna yang berbeda-beda. Masing-masing warna topeng yang dikenakan penari itu menggambarkan karakter tokoh dalam cerita yang diperankan.

Untuk topeng warna putih melambangkan tokoh yang memiliki karakter lembut dan alim. Selanjutnya topeng warna biru menggambarkan karakter sang ratu yang lincah dan anggun.

Dan yang terakhir topeng warna merah melambangkan karakter tokoh yang berangasan atau tempramental, tidak sabaran.

Busana dalam yang dikenakan penari saat melakukan tari topeng selalu memiliki unsur warna kuning, hijau dan merah. Warna merah pada busananya terdiri dari toka- toka, apok, kebaya, sinjang dan ampreng.

Kesenian tari topeng khas cirebon sangat sakral, maka sebelum pelaksanaan tarian ini seorang penari harus terlebih dahulu melakukan puasa, tidak boleh melanggar pantangan dan bersemedi.

Selain itu, dipersiapkan segala macam-macam sesajian yang mengandung unsur-unsur dualisme. Sekaligus untuk pengesahan di antaranya bedak, sisir, cermin yang melambangkan perempuan dan didampingi cerutu sebagai lambang lelaki.

Terdapat bubur merah lambang dunia manusia, bubur putih sebagai lambang dunia atas. Cobek batu yang kasar, buah pisang sebagai lambang lelaki, Uleg kayu yang halus, buah jambu sebagai lambang perempuan.

Air kopi lambang dunia bawah dan air putih sebagai lambang dunia atas, sementara air teh lambang dunia tengah. Nah, sesajian ini adalah bentuk keanekaan yang ditunggalkan.

Kesenian tari topeng khas cirebon biasanya akan dipentaskan ketika ada acara-acara tertentu seperti kepemerintahan, hajatan sunatan atau pernikahan dan acara rakyat lainnya.

Perkembangan masa tari topeng cirebon dikenal dengan sebutan tari topeng dan masih lestari sampai sekarang.

Oleh: Sofiyani

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*