Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses

Siapa yang enggak pengin punya bisnis sukses?

Siapa yang enggak mau usahanya berkembang pesat, apalagi sampai menghasilkan profit yang terus meningkat? Tapi yang namanya sebuah bisnis atau usaha, ya dapetinnya juga harus pakai usaha. Jangan cuma diam saja sambil menunggu keajaiban turun dari langit.

Nah, berikut ini adalah 13 tips rahasia supaya kamu bisa memiliki bisnis dengan tujuan yang jelas, prospek bagus, sehingga hasilnya pun bisa memuaskan.

Tapi sebelum dimulai, yuk kita resapi baik-baik dulu nasihat Jack Ma, pengusaha terkaya di Asia yang satu ini: “Only those people who are creative and innovative, they can survive,”.

Berikut “Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses“, semoga bermanfaat :

1. Pastikan Target Market Anda

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang pertama adalah pastikan target. Banyak orang yang ketika memulai usaha, penginnya bisa menjamah semua konsumen. Ya, enggak salah memang. Tapi dengan begitu, bisnis Anda jadi enggak punya goals atau tujuan yang jelas. Nah, kalau tujuannya udah enggak jelas, ke depan Anda pasti juga akan kesulitan menemukan dan menentukan strategi pemasaran dan promosi yang pas.

Lebih dari itu, menentukan pangsa pasar adalah awal mula lahirnya ide untuk menentukan produk atau jasa apa yang mau kita kembangkan sebagai bisnis. Anda tentu saja tak mau menjual mainan mobil-mobilan ke nenek-nenek, kan? Atau menawarkan lipstik ke bapak-bapak? Yap, sesederhana itu.

Tapi tunggu dulu. Karena untuk langkah selanjutnya, menentukan target market tidak segampang yang kita bayangkan. Banyak juga pebisnis pemula yang ketika ditanya mau kejar konsumen apa, dia jawab gampang, “anak muda, milenial!” Tapi ketika ditanya lagi anak milenial yang seperti apa, dia kebingungan.

Nah, di sini tantangannya. Ketika ingin menentukan target market, pastikan Anda harus membuat sedetail-detailnya konsumen yang mau disasar. Okay, targetnya anak muda. Tapi anak muda yang bagaimana?

Kita ambil contoh sederhana, misalnya anak muda yang hobinya main. Main apa? Main game. Game apa? Karena kalau anak mudanya laki-laki, mungkin main game bola. Kalau wanita, tentu beda lagi, kan?

Jadi pastikan Anda punya target market yang benar-benar spesifik supaya Anda juga bisa menentukan produk atau jasa apa yang bisa efektif untuk ditawarkan.

Baca Juga: Lagi Cari Kerja? 8 Aplikasi Ini Bisa Membantumu Mendapatkan Pekerjaan Impian  

2. Lihat Peluang

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah lihat peluang. Di dalam menentukan target market, Anda juga harus jeli melihat peluang. Salah-salah, bisnis Anda malah mandek, gitu-gitu aja. Pertama, lihat kosumen apa yang saat ini potensial. Kembali ke resep nomor satu, ambil contoh yang paling sederhana misalnya anak muda (milenial), karena populasinya saat ini memang paling banyak.

Nah pertanyaanya, apa yang saat ini sedang digemari atau bahkan dibutuhkan oleh kaum milenial?

Ingat, kata kuncinya adalah kita tidak boleh hanya sekadar menawarkan barang atau jasa yang sesuai dengan keinginan kita saja, tapi juga harus sesuai dengan apa yang konsumen butuhkan.

Bagaimana kita bisa tahu? Mulai saja dengan riset sederhana. Seperti apa aktivitas mereka sehari-hari. Apa kebiasaan yang mereka lakukan? Sampai apa hal-hal mendesak yang bisa membuat mereka senang dan nyaman tapi masih sulit didapatkan?

Itulah ide yang begitu efektif dilakukan Gojek di Indonesia. Kalau mau cermat, Gojek bukan sekadar aplikasi transportasi online, tapi lebih dari itu, Gojek lahir karena di zaman sekarang konsumen butuh sesuatu yang mudah, simpel, dan bisa memberikan kenyamanan. Ketika orang Indonesia sekarang mulai dikenal dengan istilah mager (malas gerak), Gojek hadir menjemput bola. Yang tak kalah penting, Gojek datang mengikuti perkembangan zaman, yaitu melalui kemudahan yang disediakan oleh teknologi.

Jadi, dengan melihat peluang yang ada, kita tidak hanya bisa sekadar menawarkan produk atau jasa, tapi juga bisa memecahkan masalah, menjadi jawaban serta solusi atas kebutuhan konsumen.

3. Amati Kompetitor

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah kompetitor. Target market sudah jelas, peluangnya juga besar. Lantas apakah dengan begitu bisnis kita sudah pasti lancar? Tunggu dulu. Karena Anda toh tidak sendirian.

Apalagi di zaman yang sudah demikian kompetitif seperti saat ini. Bayangkan, bagaimana jika ada ratusan atau bahkan ribuan orang yang punya bisnis sama seperti Anda? Apalagi mereka punya modal yang jauh lebih besar.

Kalau tak mampu bersaing, sudah pasti gugur di medan pertempuran.
Pertanyaannya, apakah Anda yakin bisa bersaing?

Jika kita termasuk orang yang optimis, tentu jawabannya, “Siapa takut. Pantang mundur!”
Selamat kalau Anda punya jawaban yang sama. Karena sebetulnya peluang untuk menang terbuka lebar, meski modal tak harus selalu besar. Makanya, mengamati bagaimana cara kompetitor kita bekerja merupakan salah satu hal yang cukup krusial.

Petakan siapa pesaing-pesaing Anda. Siapa yang benar-benar memiliki segmen bisnis serupa. Dari sisi produk, hingga target market. Lalu buat peringkat. Misalnya, lima besar kompetitor yang berpotensi paling mengganggu kelangsungan bisnis Anda.

Langkah selanjutnya, lakukan riset sederhana. Strategi apa yang mereka terapkan, bagaimana cara mereka promosi, juga aktivitas-aktivitas marketing lainnya.
Dengan begitu, Anda bisa lanjut ke resep rahasia yang berikutnya!

Baca Juga: Ingin memulai Bisnis Startup? Mulai dari Hal berikut

4. Ciptakan Hal yang Unik & Berbeda

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah adalah keunikan. Ini dia salah satu resep terpenting supaya bisnis Anda bisa lancar jaya. Setelah tahu siapa dan bagaimana kompetitor Anda, buatlah hal yang berbeda dan unik dari mereka! Pastikan kalau Anda punya ciri khas sendiri yang tidak kompetitor punya. Tentukan positioning bisnis Anda. Karena yang berbeda justru yang akan menarik perhatian dan ingin dilihat orang.

Jadikan ketika orang melihat produk Anda, maka ada sesuatu yang dia ingat dan bawa pulang ke rumah. Masuk ke dalam otak dan pikiran. Para pebinis saat ini biasanya mencoba untuk jadi berbeda dengan mulai menyebut produk mereka seperti: “Kami adalah Perusahaan pertama yang punya bla bla bla bla bla bla ….,” dan “Produk kami adalah yang terkemuka dan terdepan yang punya bla bla bla bla bla bla …,” atau “Kami yang paling murah! Paling murah! Paling murah!” Sah-sah saja.

Selama mereka memang mengatakan yang sebenarnya. Tapi cobalah cermati apa kelebihan bisnis Anda yang tidak dimiliki kompetitor lain. Lihat yang benar-benar unik. Sehingga orang juga bisa punya respon yang unik dari yang lain.

Misalnya saja Anda punya produk kopi yang berasal dari Papua. Nah, Anda mungkin bisa membuat narasi seperti ini: Produk kami merupakan satu-satunya produk lokal kelas internasional, yang bahan-bahannya diambil langsung asli dari pegunungan di Papua! Nikmati kopi ini hangat-hangat, maka Anda akan merasa seperti berada di sana!

Yap, siapa yang tak mau ketika mengetahui produk kita, orang punya respon seperti: “Ih, keren banget, coba ah!” “Menarik, nih!” “Ini baru mantap!” Atau respon konsumen yang paling penting, “Ini dia yang kita cari!”

Jadi, semua bukan hanya soal berapa besar modal yang Anda punya. Bukan cuma soal uang, uang, dan uang. Tapi juga soal keunikan.

5. Pilih Gaya Komunikasi yang Sesuai

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah gaya komunikasi. Jika semua resep di atas sudah Anda lakukan. Langkah selanjutnya adalah bagaimana cara Anda membangun komunikasi dengan konsumen atau calon konsumen. Kembali, tentu saja gaya komunikasi yang diterapkan harus sesuai dengan pangsa pasar yang sudah Anda tentukan. Kalau kaum menengah ke atas yang sudah berkeluarga dan rata-rata usianya sudah cukup tua, tentu bahasanya harus formal, sopan, dan jangan ‘slengean’.

Tapi kalau target market Anda anak muda, Anda justru harus gunakan bahasa yang santai, gaul, dan mudah dimengerti anak-anak zaman now.

Bukan cuma soal pemilihan bahasa, karena media yang digunakan juga penting supaya pesan atau narasi yang kita sampaikan bisa menarik perhatian konsumen. Anak muda misalnya, akan lebih efektif kalau promosinya dikemas dalam bentuk visual dibandingkan cuma sekadar teks.

Untuk segmen milenial, perlu juga untuk lebih fokus ke digital marketing. Sosial media adalah salah satu platform yang tak boleh sampai ditinggalkan. Dari sosial media, kita bahkan bisa mengetahui serta mengevaluasi produk yang ditawarkan, baik itu berdasarkan berapa banyak yang me-like, atau dari komentar-komentar yang muncul baik negatif maupun positif.
Yang paling penting dari semuanya, komunikasi yang kita lakukan harus bisa menarik dan efektif.

Baca Juga: Zeitgold Aplikasi Yang Dapat Membantumu Mengatur Pembukuan

6. Rangkul Sisi Emosional

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah sisi emosional. Hallo, tunggu dulu. Jangan kesel dulu ya. Emosional di sini bukan berarti marah-marah atau berkata kasar, lho. Karena maksudnya adalah mengambil hati konsumen. Begitu.

Dalam berkomunikasi, hal yang memang tak kalah penting adalah bagaimana kita bisa ‘merenggut’ sisi emosional para konsumen. Karena di zaman seperti sekarang ini, orang tidak lagi bicara soal rasional saja, tapi apa yang bisa berkesan dan membekas di hati dan pikirannya.

Banyak content creator zaman sekarang menyebut ini sebagai story telling, sebuah teknik jitu dalam menyampaikan pesan melalui kemasan cerita yang menarik, sehingga dapat mengubah perasaan orang yang ditargetkan. Memikat orang dengan membangun narasi yang tepat. Mengaduk-aduk perasaan mereka.

Perhatikan ini baik-baik, sebuah contoh sederhana:
Ketika kita ingin menjual produk susu anak-anak, maka yang kita sampaikan bukan cuma soal bagaimana anak tersebut bisa tumbuh dan berkembang karena susu tersebut. Tapi ceritakan juga soal keluarga. Hubungan antara orang tua dan anak. Harapan seorang Ibu supaya anaknya bisa tumbuh besar, sehat, dan pintar. Harapan Ayah agar kelak sang anak bisa jadi panutan dan penerusnya. Harapan seorang anak agar kelak dia bisa sukses dan membanggakan kedua orang tuanya.

Meminum produk susu tersebut, adalah langkah awal dari semua tekad dan ikhtiar mereka, sang keluarga kecil, untuk mewujudkan semua cita-cita dan harapan di masa depan. Mantap!

Itulah sebabnya kenapa sekarang hal-hal yang mellow dan melankolis lebih gampang untuk menjadi viral. Cerita cinta ditolak restu orang tua, perselingkuhan karena orang ketiga, atau hal lain yang bikin mewek begitu banyak digemari.

Eits, tapi ingat, bagaimana pun narasinya, jangan sampai mengumbar kebohongan ya. Harus tetap sesuai fakta. Kalau enggak nanti bisa kena pasal penipuan!

7. Ikuti Trend

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah trend. Resep selanjutnya, ikuti trend dan perkembangan zaman. Karena kalau ketinggalan, siap-siap saja bisnis kita bakal tenggelam dalam persaingan. Mau?

Kalau udah zamannya promosi online, via sosmed, bahkan sampai bikin website, jangan lagi cuma promosi mengandalkan sebar brosur ke lapangan yang orangnya pun random. Ingat, promosi zaman sekarang juga tidak lagi harus bersifat ‘hard selling’. Karena di zaman sekarang ‘soft selling’ justru lebih mengena dan efektif.

Yap, di zaman sekarang, yang terpenting bukan lagi bagaimana caranya bisa menjual produk supaya laku. Tapi juga bagaimana orang yang sudah membeli produk kita, bisa datang lagi, lagi, dan lagi untuk kembali membeli. Seperti kata pepatah ‘mempertahankan lebih sulit daripada mendapatkan’, seperti itu pula konsumen. Bukan cuma soal produk laris manis, tapi juga soal menjaga hubungan baik.

Itu mengapa ketika bicara soal brand, maka para konsultan bisnis akan menyebutnya dengan istilah membangun ‘brand image’. Karena dengan membangun citra yang menarik dan positif, pada akhirnya ‘brand loyalty’ juga akan mengikuti.

Lalu, apa kunci dari soft selling?

Balik lagi seperti resep nomor enam, yang terpenting adalah bagaimana kita bisa mengemas promosi ke dalam sebuah narasi dan cerita yang unik dan menarik. Pertanyaan selanjutnya. Siapa yang melakukan soft selling?

Nah, di zaman sekarang, dalam melakukan strategi pemasaran ini, kegiatan tidak harus selalu dilakukan oleh pemilik bisnis, melainkan juga bisa melalui kerjasama dengan pihak ketiga. Contohnya dengan menyewa jasa influencer.

Bicara lebih jauh soal mengikuti trend, maka aktivitas yang dilakukan juga harus tepat, kekinian, dan masih relevan. Kita ambil contoh bagaimana sekarang ini banyak perusahaan yang menggunakan jasa komika untuk mengisi acara stand-up comedy yang diadakan sebagai bagian dari soft selling mereka. Atau perusahaan lain yang menawarkan produk melalui kegiatan vlog di akun seorang youtuber dengan cara yang dikemas begitu menarik.

Nah, jadi bicara soal trend, itu artinya kita harus bisa selalu update ya. Mengikuti hal-hal yang tak masuk akal tapi bisa viral, terkadang bisa efektif juga, lho. Jadi, jangan takut mencoba sesuatu yang baru bahkan cenderung gila!

8. Amati Momentum

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah momentum. Resep yang satu ini sebenarnya enggak beda jauh dengan sebelumnya. Tapi memang lebih detail. Kata sebagian pelaku bisnis, momentum malah bisa jadi salah satu senjata utama. “Begitu ada momentum, sikat! Jangan sampai malah lewat!”

Mungkin salah satu yang masih melekat di kepala, adalah strategi marketing yang dilakukan oleh seorang aktor, penyiar radio, presenter televisi, penulis buku, penyanyi rap, sekaligus komika Pandji Pragiwaksono. Selepas menjadi juru bicara timses Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta 2017, dia mengamati betul momentum orang-orang yang melihatnya terjun ke politik, di mana antusiasmenya begitu besar, baik pro maupun kontra. Siapa sangka, momentum itu betul-betul diambil melalui sebuah strategi marketing jitu untuk acara yang akan dipromosikannya.

Kala itu, Pandji mengemasnya ke dalam narasi yang seakan-akan mengarah pada satu kesimpulan: kalau dirinya akan masuk ke salah satu partai politik di Indonesia. Begitu sering topik pembicaraan menuju ke arah sana. Bahkan isu ini sempat viral di dunia maya, juga dibahas di beberapa media massa. Padahal, ujung-ujungnya, salah satu founder Stand Up Indo ini ingin melakukan promosi special show stand-up comedy-nya. Sebuah momentum yang kala itu benar-benar berhasil menarik atensi.

Contoh yang lain, misalnya dengan fenomena atau momentum orang-orang yang saat ini gemar mendengar kisah mistis atau misteri. Demi menaikkan viewers, tidak jarang banyak content creator yang membuat konten horror. Itu pula yang dilakukan oleh pelaku bisnis. Lihat saja bagaimana kisah KKN Desa Penari yang begitu viral sekarang mulai diangkat ke layar lebar.

Semua karena momentum!

9. Harus Kreatif

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah kreatif. Bicara momentum, maka kita juga bicara soal kreatifitas. Kalau kita bisa mengambil momentum, tapi tidak dikemas dengan ide yang kreatif, maka sama saja bohong. Untuk segmen anak muda misalnya, akan mudah bosan kalau kita hanya menawarkan produk lewat kata-kata saja. Akan lebih efektif untuk memiliki banyak alternatif lain seperti melalui infografis, komik, video, atau visual menarik lainnya.

Berbagai acara atau aktivitas yang unik juga patut dicoba. Misalnya dengan mengadakan lomba yang sifatnya kekinian, seperti kompetisi vlogger, atau berbagai macam kegiatan lain yang sifatnya tidak hanya satu arah dan monoton, seperti seminar dan sejenisnya. Hal ini bertujuan untuk membangun komunikasi yang baik antara pemilik bisnis dan konsumen.

Jangan lupa, setiap aktivitas yang Anda miliki, usahakan harus ada output-nya. Yap, setelah menemukan ide, kemudian menerapkannya dalam bentuk aktivitas atau promosi yang kreatif, maka harus ada ‘rekam jejaknya’. Jangan sampai tidak meninggalkan bekas.

Kalau bisnis Anda sudah berkembang, dan konsumen Anda adalah menegah ke atas, maka mengirim press release terkait acara atau kegiatan perusahaan ke beberapa media massa yang relevan juga perlu untuk dilakukan. Ke depan, hal tersebut juga berguna untuk meningkatkan reputasi bisnis Anda.

Nah, kalau Anda baru memulai bisnis kecil-kecilan, maka jangan lupa juga untuk selalu update aktivitas atau kegiatan bisnis Anda di sosial media. Ini tanpa modal biaya alias gratis!
Yap, bagaimana pun kreatifitas dan inovasi di zaman sekarang adalah hal yang sangat penting. Karena keduanya juga bisa menjadi penentu perbedaan dan keunikan yang Anda miliki.

Kuy lah, semangat berkreasi!

10. Bangun Interaksi

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah interaksi. Membangun interaksi dengan konsumen sama artinya bahwa Anda sedang menjaga hubungan yang baik dengan mereka. Sekarang, banyak pelaku bisnis yang sudah melakukan komunikasi dua arah dengan konsumen melalui sosial media, bahkan dengan membuat Group WhatsApp.

Jika Anda menganggap bahwa membangun interaksi hanya bertujuan agar konsumen bisa tetap menjadi pelanggan setia, maka Anda salah besar. Ini bukan cuma soal jual beli. Karena kalau Anda bisa pintar mengambil hati mereka, konsumen justru bisa menjadi bagian dari orang yang akan membantu menjual produk kita!

Konsumen adalah ‘perpanjangan mulut’ dan ‘penyambung lidah’ bisnis kita. Bila mereka sudah menjadi pelanggan setia, dan benar-benar jatuh hati kepada produk kita, maka dia akan menyebarkan info baik itu ke orang sekitarnya. Gratis, tanpa biaya.

Jika Anda sudah jatuh hati pada rasa ayam KFC, maka Anda akan mengajak semua teman Anda untuk ikut mencobanya. Bisa dibayangkan, bagaimana kalau promosi dari mulut ke mulut ini terus menyebar. Berapa konsumen yang Anda dapatkan secara cuma-cuma tanpa harus melakukan promosi?

Yuk, bina hubungan yang baik dengan konsumen Anda.

11. Jalin Kerjasama

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah kerjasama. Satu lidi tak akan berfungsi, dia hanya akan bekerja kalau diikat beramai-ramai dan menjadi kuat. Begitu juga bisnis. Kerjasama sudah jadi bagian yang tak bisa terpisahkan dari perkembangan bisnis itu sendiri. Anda tidak hidup sendiri di dunia ini, kan?

Bagi sebagian konsultan bisnis, menjadikan kompetitor sebagai teman malah bisa jadi salah satu cara yang diusulkan. Gunanya mulai dari memperkuat modal, hingga memperluas pangsa pasar. Meski isu yang satu ini telah dibantah, namun rumor merger antara Gojek dan Grab misalnya, bisa menjadi salah satu contoh.

Tapi, menjalin kerjasama bisa juga bermakna untuk saling melengkapi, atau bahasa kerennya memiliki simbiosis mutualisme. Jadi bukan bermitra dengan segmen bisnis yang sama, namun justru dengan segmen bisnis berbeda.

Kita bisa lihat bagaimana sekarang di dunia perbankan, bank-bank nasional mulai menjalin kerjasama dengan financial technology (fintech). Saat ini, perbankan memang membutuhkan bantuan teknologi untuk mengembangkan bisnis mereka.

Intinya, jangan ragu untuk menjalin kerjasama selama hasilnya akan menguntungkan kedua belah pihak.

12. Evaluasi, lagi, dan lagi

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah evaluasi kembali. Ini dia resep berikutnya. Dari semua resep di atas, evaluasi adalah penutupnya. Seberapa bagus pun ide dan aktivitas marketing yang telah Anda jalankan, tanpa evaluasi, maka Anda tidak akan bisa berkembang menjadi lebih baik. Apalagi kalau ternyata aktivitas marketing Anda mengalami kegagalan, maka evaluasi adalah hal yang wajib!

Secara sederhana, evaluasi dilakukan untuk mengetahui apa yang kurang dari bisnis Anda, untuk bisa diperbaiki ke depannya.

Tapi kunci dari semuanya, jangan takut untuk berubah. Bila memang ada yang salah, jangan takut untuk melihat lagi semua resep di atas, dan memulai lagi dari awal. Bahkan kalau Anda menemukan resep-resep rahasia lainnya yang bisa meningkatkan bisnis Anda, lakukan!

Jangan pernah berhenti, karena segala sesuatu akan terus mengalami perkembangan dari masa ke masa. Faktanya, begitu banyak bisnis yang pernah sukses, namun terlanjur terlena dengan keadaan. Ujung-ujungnya, mereka lupa untuk berinovasi.

Contohnya Kodak. Merek kamera ternama yang sukses di tahun 90-an ini begitu diingat pada masanya. Bahkan mungkin sampai sekarang, jika kita mendengar namanya masih bakal terngiang-ngiang di kepala. Tapi sayang, pada tahun 2012 mereka terpaksa menerima kenyataan pahit. Bisnis ini sempat bangkrut karena terlena dan tidak mau ikut berubah seiring perubahan zaman.

Yap, jadi evaluasi juga harus dilakukan karena bisnis begitu dinamis. Kalau hari ini Anda di atas, belum tentu besok akan sama. Begitu pula dengan kompetitor Anda, mereka tentu tak akan mau terus menerus berada di bawah. Maka terus melakukan evaluasi untuk terus berinovasi. Lagi, lagi, dan lagi.

13. Jangan Takut Gagal

Cara Membangun Bisnis Sampai Sukses yang selanjutnya adalah jangan takut gagal. Ini yang paling umum dan pasti sudah diketahui banyak orang. Tapi ini juga yang kemungkinan besar akan selalu dilalui, bahkan untuk pebisnis yang bisa sukses sekali pun. Yap, resep yang terakhir: jangan takut gagal. Karena kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda, asalkan Anda mau belajar dari kegagalan tersebut.

Anda tidak akan pernah tahu kalau produk Anda ternyata kurang manis, kalau tidak mulai membuatnya terlebih dulu lalu membiarkan konsumen mencoba dan memberikan penilaian. Karena setelah itu, Anda baru akan tahu bahwa produk tersebut harus ditambah sedikit gula. Begitu contoh sederhananya.

Resep yang satu ini cukup singkat, tapi akan sangat bermanfaat. Karena begitu banyak pelaku bisnis setelah mengalami kegagalan, justru berputus asa dan menyerah begitu saja. Padahal yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bangkit setelah gagal. Di situlah awal kesuksesan.
Jadi, sebelum ditutup, yuk sekali lagi kita resapi kata-kata bijak yang kali ini datang dari Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan kita:

“Mulai aja dulu, kalau kamu tidak mulai maka kamu tidak akan berada di sana,”

Selamat memulai teman-teman.

Oleh: Umair Shiddiq Yahsy

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*