Bagaimana Cara Mendapat Kecantikan Jiwa Islami?

Setiap perempuan pasti ingin cantik, tapi apa sebenarnya makna kecantikan? Apakah seorang perempuan dikatakan cantik jika berkulit putih? Bertubuh langsing? Berambut panjang? Berhidung mancung? Memiliki suara merdu?

Cantik bukan hanya mencakup kecantikan fisik, melainkan kecantikan jiwa dan kecantikan rohani. Kecantikan fisik dan kecantikan jiwa bisa selaras jika kita memiliki keduanya. Insya Allah kita dapat memperolehnya jika kita mau menata batin dan berubah ke arah yang lebih baik.

Saat ini, masyarakat memang sedang disergap oleh iklan produk kecantikan melalui televisi, media sosial, dan majalah. Perhatikan bagaimana iklan-iklan produk kecantikan itu menggambarkan perempuan cantik. Dimana digambarkan oleh sosok bintang iklan atau influencer kecantikan yang cantik, bertubuh langsing dan berkulit putih. Dengan memakai produk kecantikan yang diiklankan mereka mereka, seolah-olah kita bisa putih, langsing dan berkulit halus seperti modelnya.

Akhir-akhir ini pula banyak salon, klinik kecantikan, hingga klub kebugaran ramai dikunjungi orang. Mereka berbondong-bondong mengikuti treatment kecantikan dan kebugaran demi tampil cantik sempurna.

Mereka rela mengeluarkan kocek yang mahal untuk kepuasan diri dalam merawat kecantikan. Sungguh, tidak ada yang salah jika kita ingin tampil cantik dengan mengikuti berbagai perawatan tubuh untuk merawat kecantikan, karena sebagai perempuan kita harus menjaga dan mearawat kecantikan yang merupakan anugerah dari Sang Khalik.

Baca Juga: Memilih Jurusan Kuliah Sesuai Passion? Baca Ini Dulu!

Definisi Cantik

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata cantik diartikan sebagai indah, elok, rupawan, atau bentuk, rupa dan lainnya tampak serasi. Tidak dijelaskan secara rinci bagaimana yang serasi itu, apakah hidung mancung dengan bibir tebal? Atau hidung biasa dengan bibir kecil? Dan lainnya. Akhirnya yang dinamakan cantik itu relatif dan sifatnya subjektif.

Sejarah mencatat, definisi cantik terus berubah dari waktu ke waktu, seperti Pada Abad Pertengahn di Eropa, kecantikan berhubungan dengan fertilitas dan kemapuan reproduksi perempuan.

Pada abad ke 15 – 17, perempuan cantik dan seksi adalah mereka yang mempunyai panggul besar serta berdada besar, pada awal abad ke 19 kecantikan didefinisikan dengan perempuan yang mempunyai wajah dan bahu bundar serta tubuh berisi.

Memasuki abad ke 20, definisi kecantikan identik dengan perempuan yang berpantat dan berpaha besar. Bahkan di Afrika dan India, umumnya perempuan dianggap cantik jika memiliki tubuh berisi, terutama ketika ia telah menikah karena menunjukkan kemakmuran hidupnya.

Definisi cantik dan mitos perempuan memang berubah-ubah dari zaman ke zaman, dan definisi ini tidak sama antara manusia satu dan lainnya, seperti yang terjadi di daratan Cina awal abad ke 20, kecantikan seorang perempuan dilihat dari besar kecilnya ukuran kaki. Semakin kecil kaki seorang perempuan maka ia dianggap semakin cantik. Berbeda pula perempuan cantik menurut suku Dayak. Kecantikan seorang perempuan dilihat dari banyaknya anting-anting yang menempel di telinganya.

Sementara suku di Afrika, perempuan yang cantik adalah perempuan yang berleher panjang. Sedangkan bangsa Arab sangat memuji keindahan mata seorang perempuan. Mereka mengibaratkan mata perempuan bagaikan dua mata bidadari karena berukuran besar, jeli dan bercahaya. Namun terkadang mata tersebut hanya cocok untuk wajah tertentu, misalnya perempuan Arab dan tidak cocok untuk bentuk wajah lainnya

Kita telah melihat gambaran kecantikan itu berbeda-beda antara suku, bangsa dan dari waktu ke waktu. Lalu mengapa kulit putih dan langsing lebih dicitrakan sebagai strandar kecantikan masa kini? Hal ini dikarenakan persepsi kecantikan itu dipengaruhi banyak hal, antara lain indusri, budaya, status, kekuasaan dan uang.

Sementara saat ini kita sudah di propaganda oleh berbagai macam produk kecantikan dimana bintang iklan atau para influencernya menampilkan perempuan langsing, berkulit putih dan mulus. Hal inilah yang membuat masyarakat menyerbu produk kecantikan guna menghasilkan kulit sesuai yang mereka inginkan

Mengenal Tipe Kecantikan Perempuan

Ada beberapa tipe kecantikan perempuan yang masing-masing memiliki ciri khas dan daya tarik sendiri, seperti kecantikan yang klasik, anggun dan intelek. Perempuan tipe ini biasanya terlihat dari pancaran mata serta gerak tubuh yang luwes dan penuh kelembutan yang akan memberikan ketenangan bagi yang dekat dengannya.

Ia seolah-olah digambarkan rapuh dan ringkih, padahal sebetulnya sangat kuat. Kemudian kecantikan yang bersifat melindungi, memberikan ketenangan, rasa aman dan kasih seperti seorang ibu kepada anaknya. Tipe ini menggambarkan seorang perempuan yang lembut keibuan, dan memiliki wajah yang tampak sabar.

Baca Juga: 13 Tips Rahasia Membangun Bisnis Sampai Sukses

Lalu kecantikan yang serba kaku, angkuh dan keras kepala yang menunjukkan ke aku an yang menonjol, bahkan dalam gerakannya terlihat keinginan untuk diperhatikan, dan yang terakhir sesuai dengan zaman kita sekarang yaitu kecantikan yang asertif (dalam pandangan positif), digambarkan seperti sikap remaja saat ini yang tidak hanya mau menerima, tetapi juga kritis dan mapu mengambil sikap serta tindakan yang tegas.

Apa itu Kecantikan Jiwa?

Kecantikan jiwa atau kecantikan rohani mengandung makna kecantikan roh. Roh bersumber dari Sang Khalik, yang memiliki sifat kebaikan yang dimiliki oleh Sang Pencipta. Jadi kecantikan jiwa dapat terlihat dari perilaku penuh kasih sayang pada sesama, baik dari tutur kata, budi pekerti, akhlaknya serta ketaatannya pada Allah SWT.

Daya tarik seorang perempuan memang tidak bisa dilihat dari penampilan fisik semata tetapi ada aura dalam diri yang memberikan pancaran indah, sehingga dapat dirasakan orang-orang di sekitarnya dan membuat terpesona. Itulah yang dinamakan kecantikan jiwa.

Siapa pun yang memandangnya tak akan pernah bosan, tutur katanya lemah lembut dan perilakunya menjadi teladan. Sebaliknya jika kita menjumpai seorang perempuan yang cantik secara fisik namun dalam keseharian ia dikenal sebagai pemarah, kasar, sombong, pembohong dan suka menjelek-jelekkan orang lain maka di mata orang lain dan lingkungannya, juga dimata pria tentu saja perempuan itu seperti tidak cantik.

Seperti yang kita tahu bahwa kecantikan fisik bisa kita raih dengan berbagai cara, tapi bagaimana dengan kecantikan batin? Bisakah kita dapatkan dengan uang? Tentu saja tidak. Maka mulai sekarang jangan risau dengan kekurangan yang kita miliki. Kita hanya perlu mengasah dan menonjolkan kelebihan yang kita miliki, misalnya dengan menata hati dan perilaku kita.

Kecantikan batin atau kecantikan jiwa atau inner beauty punya pengaruh besar pada penampilan sehari-hari. Kita tak bisa memungkiri bahwa pandangan pertama yang akan dilihat orang adalah penampilan fisik seperti kulit, wajah cantik, pakain yang modis. Namun apa artinya pesona lahiriah yang kita miliki jika tidak di dukung oleh pesona yang terpancar dari jiwa.

Ketika kita memandang wajah seseorang yang tampak cantik, terkadang kita tidak merasa senang atau tertarik melihatnya. Kita merasa kurang suka bahkan takut melihatnya karena pandangan matanya yang kejam dan licik. Dengan demikian kecantikan dan ketampanan tidak terletak dari bagian yang tampak saja, tetapi juga mencakup bagian yang tidak kasatmata yaitu yang bersemayam dalam hati, yakni berupa perasaan dan aura yang terpancar dari raut wajahnya.

Lalu bagiamana cara memperoleh kecantikan jiwa? Tentu hal itu tak semudah membalik telapak tangan sebab mmebutuhkan proses yang tidak instant. Berikut 10 hal yang dapat kita lakukan untuk memperoleh kecantikan jiwa:

1) Berfikir Positif

Untuk meraih kecantikan jiwa kita harus berfikir positif yakni dengan mengendalikan energi negatif yang ada pada diri kita. Karena apabila energi negatif lebih dominan, ia akan dapat mengendalikan aura kecantikan yang terpancar melalui wajah dan tubuh.

Sebagai contoh, ada seorang perempuan yang berusia 26 tahun, masih gadis dan sedang mencari pendamping hidup. Tapi seringkali ia disangka berusia 36 tahun dengan 2 anak. Apa yang menyebabkan ia tampak lebih tua? Ternyata karyawati ini sering marah-marah dan meluapkan emosinya. Ia pun seringkali mengeluhkan berbagai persoalan hidup yang menderanya. Maka tidak heran jika ada didekatnya, orang selalu dinaungi energi negatif.

Baca Juga: 25 Tips Sederhana Cara Hidup Bahagia & Bermakna

Energi negatif bisa menjadi dominan apabiala kita membiarkan pikiran buruk, sress dan lelah berkepanjangan. Sehingga tidak jarang wajahnya pun trlihat kusam, berkeriput dan mengalami penuan dini. Untuk itu, hilangkanlah energi negatif dengan berfikir positif, optinis dan tidak berprasangka buruk kepada orang lain. Dengan demikian, hidup akan tenang dan kecantikan jiwa pun akan memancar.

2) Bersabar

Setiap orang pasti mempunyai masalah, ada yang punya masalah ekonomi, masalah pekerjaan, masalah keluarga dan lain-lain. Salah satu cara untuk menghadapi masalah adalah dengan memohon kepada Allah SWT dan bersabar. Perempuan yang sabar cenderung optimis dalam menjalani hidup. Untuk itu kesabaran merupakan sesuatu yang harus ada untuk memperkokoh kepribadian perempuan.

Setiap cobaan hidup yang dapat kita lalui dengan kesabaran dan berserah diri kepada Allah akan membawa kita naik ke kelas selanjutnya. Karena darisitu kita dapat mengambil pelajaran dan hikmahnya sehingga tidak terperosok pada lubang yang sama di kemudian hari.

3) Murah Senyum

Senyum merupakan ibadah yang paling mudah. Senyum yang tulus akan membuat wajah bersinar, menghilangkan energi negatif dan memancarkan aura positf. Lewat senyuman kita dapat memberikan kedamaian di hati orang-orang yang kita cintai. Itulah kekuatan kecantikan jiwa yang merupakan pancaran dari dalam diri perempuan yang tidak bisa didapatkan begitu saja tanpa amalan positif secara istiqomah.

4) Menambah Ilmu

Seharusnya perempuan tidak hanya memiliki paras cantik, tapi juga ilmu yang bermanfaat. Untuk itu, hiasi diri kita dengan ilmu. Dari mana kita bisa mendapatkan ilmu? Tentu saja dari belajar. Belajar yang dimaksud disini yaitu belajar dari banyak hal, seperti membaca buku, surat kabar, majalah dan belajar dari banyak hal yang terjadi di sekitar kita.

Dengan ilmu kita dapat menyelesaikan masalah, dengan ilmu kita dapat membimbing anak-anak kita, dengan ilmu kita dapat bersaing di dunia kerja, dengan ilmu kita dapat berfikir secara tepat. Untuk itu jangan pernah berhenti untuk belajar.

5) Menikmati Hidup

Hidup merupakan anugerah dari Sang Pencipta yang patut kita syukuri, untuk itu jangan sia-sia kan hidup ini. Bayangkan apabila kita hidup , kita harus membayar oksigen yang kita hirup dan kita harus membayar matahari yang bersinar, entah berapa rupiah yang kita keluarkan rasanya tidak akan cukup. Untuk itu kita patut bersyukur untuk karunia yang Allah berikan.

 

Jangan pernah kita mengeluh dan selalu merasa kurang karena akan menjadikan kita manusia yang kufur nikmat. Untuk itu kita harus berpikiran positif dalam memandang kehidupan yang kita jalani. Dengan begitu jika kita menerima ujian kehidupan dari Allah, kita akan menerimanya dengan besar hati, optimis dan senantiasa berusaha mencapai hidup yang lebih baik.

6) Mensyukuri Apa yang Dimiliki

Sudah seharusnya kita senantiasa melihat ke bawah karena masih banyak orang yang kurang beruntung dari kita. Maka sudah sepantasnya kita bersyukur atas karunia Allah yang berupa nikmat iman, sehat, rezeki dan nikmat kehidupan ini. Memang bersyukur terdengar sepele, tapi sungguh untuk melakukannya bukanlah hal yang mudah. Masih banyak orang yang mengaku telah bersyukur tetapi masih mengeluh tentang persoalan hidup.

Kita harus mensyukuri apa yang telah kita miliki dan bukan berkeluh kesah tentang apa-apa yang tidak dimiliki. Karena jika kita tidak bisa mensyukuri nikmat Tuhan maka kita akan terus merasa hidup dalam kekurangan dan kesusahan. Lalu bagaimana cara kita bersyukur? Caranya dengan mengucapkan secara lisan melalui doa dan juga melakukan hal-hal positif yang bermanfaat bagi orang-orang disekeliling kita.

7) Melihat Masalah sebagai Tantangan

Hidup tak pernah lepas dari masalah, masalah akan selalu muncul dalam hidup kita. Tapi bukan berarti setiap masalah tidak dapat diselesaiakan. Karena setiap masalah memiliki jalan keluarnya. Selalu lihatlah masalah sebagai ujian dari Tuhan yang harus dilalui setiap manusia untuk naik tingkat.

8) Berfikiran Terbuka

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak bisa hidup sendiri di dunia ini, kita pasti memerlukan orang lain untuk berbagi. Untuk itu kita harus berfikiran terbuka mau menerima masukan, saran, nasihat dan ide dari orang lain hingga kita bisa menerima hal-hal baru yang akan membuat sesuatu menjadi lebih baik.

Sebagai orang yang beriman dan punya kelembutan hati sudah sepatutnya kita dapat menerima saran dan pendapat dari orang lain. Jika saran itu baik untuk kita, maka dapat kita jalankan tapi jika sarannya tidak baik menurut kita, kita tidak perlu mempersoalkannya dan kita tetap bisa bersikap baik pada siapapun.

9) Optimis dalam Menjalani Hidup

Dalam hidup kita harus memiliki sikap yang optimis. Karena dengan optimis, kita punya harapan untuk mencapai hasil yang lebih baik. Lalu bagaimana caranya optimis? Caranya, kita dapat melatihnya sehari-hari menggunakan kalimat-kalimat yang bernada optimis. Orang yang optimis adalah orang yang punya masa depan.

Sebaliknya, orang yang pesimis adalah orang yang takut menghadapi masa depan. Oleh karena itu, sikap optimis harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, dengan begitu kita bisa berharap untuk menggapai masa depan yang jauh lebih baik dari saat ini.

Baca Juga: 21 Cara Cerdas Menghindari/ Mengatasi Berita Bohong (HOAX)

10) Menggunakan Bahasa Tubuh yang Positif

Sebagai perempuan yang ingin memiliki kecantikan jiwa, kita juga harus menggunakan bahasa dan sikap tubuh yang positif, karena tingkah laku seorang perempuan juga dilihat dari gerak tubuhnya. Kita dapat melatihnya dengan mulai tersenyum saat bertemu orang, mengucapkan salam, menyapa orang yang dikenal, dan lainnya.

Seorang perempuan yang memiliki bahasa tubuh positif akan menambah keanggunan dan kecantikan dari dalam dirinya. Dari situlah, akan terpancar kecantikan jiwa

Meraih Kecantikan Jiwa yang Islami

Islam memandang kecantikan dalam dua sisi, yaitu sisi jasmani dan rohani. Sebagai perempuan, kita boleh saja merawat kecantika, karena kecantikan adalah anugerah dari Allah SWT. Tapi kecantikan yang kita rawat hendaknya bukan hanya kecantikan fisik, tapi juga kecantikan jiwa dan rohani.

Kecantikan rohani akan terpancar jika pemiliknya mampu menjaga kesucian hati. Seluruh pikiran, perkataan dan perbuatan adalah buah akhlak yang dikendalikan oleh hati. Karena itu sangat besar sekali fungsi dan peran hati dalam membentuk pribadi seseorang. Dalam Islam, untuk meraih kecantikan rohani tidaklah sukar, kita hanya perlu menjalankannya dengan ikhlas dan istiqomah.

1) Sholat

Sholat merupakan sarana paling utama untuk menyucikan jiwa, memperbarui ruqiyah dan menjaga akhlak. Sejatinya shalat merupakan sarana untuk mendekatkan diri pada Allah, di mana kita bisa memohon perlindungan dari segala musibah dan berbagai macam persoalan hidup. Sholat lima waktu merupakan konsumsi rohani yang telah diisyaratkan oleh Allah SWT. Dalam sholat kita menyatakan ketundukan diri dalam berdiri, ruku dan sujud, dimana kita menyatakan kefakiran dengan meminta pertolongan dan petunjuk kepada-Nya.

Adapun manfaat sholat yaitu, shalat menjauhkan kita dari perbuatan keji dan mungkar, sholat memudahkan perkara yang susah dan sulit, shalat dapat mendatangkan rezeki, sholat baik untuk kesehatan, sholat melindungi kita dari siksa di akhirat, sholat menghapuskan dosa, sholat baik untuk menjaga kita dari hawa nafsu dan penyakit hati.

Dengan memelihara sholat, akan bertambah kuat keinginan seseorang dalam melakukan kebaikan, memudahkannya untuk melakukan ketaatan, melemahkan penyebab kejahatan dan tindakan maksiat. Sholat juga merupakan obat bagi beberapa penyakit jiwa seperti, sifat sombong, pelit, iri hati, gelisah dan khawatir.

2) Puasa

Puasa merupakan rukun Islam ke tiga setelah sholat. Puasa tidak hanya sekedar menahan lapar dan dahaga, dengan berpuasa kita juga menahan hawa nafsu, membersijhkan jiwa kita dari kotoran dan perbuatan dosa yang kita perbuat.

Adapun beberapa manfaat puasa ditinjau dari segi sosial, kejiwaan dan kesehatan, diantanya:
• Dari segi sosial, membiasakan umat berlaku disiplin, bersatu, cinta keadilan, persamaan dan melahirkan perasaan kasih sayang dalam diri orang-orang beriman.
• Dari segi kejiwaan, membiaskan kesabaran, mengajari dan membantu menguasai diri, membentuk ketakwaan yang kokoh dalam diri.
• Dari segi kesehatan, membersihkan usus, memperbaiki kerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut.

3) Sedekah

Diantara sekian banyak ibadah yang dilakukan selain sholat dan puasa yang tak kalah penting adalah sedekah. Bersedekah merupakan pemberian seseorang secara sukarela dan ikhlas. Mereka boleh bersedekah sesuai kemampuannya meskipun sedikit. Sebab menyedekahkan harta yang dibutuhkan meski sedikit jauh lebih baik daripada menyedekahkan harta yang tidak dibutuhkan meski banyak. Bersedekah yang dimaksud disini bukan hanya dinilai dengan uang.

Adapun sedekah yang dianjurkan untuk dikeluarkan setiap hari oleh setiap orang adalah sedekah kebaikan dengan berbagai cara. Sedekah kebaikan dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas kesehatan yang diberikan. Sedangkan sedekah harta sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah atas harta yang di karuniakan. Adapun manfaat sedekah adalah menyucikan jiwa dari sifat bakhil dan membersihkan jiwa orang yang tidak mampu dari sifat iri dan dengki.

Sedekah juga akan menambahkan rezeki dan mendapat pertolongan Allah. Sementara di akhirat kelak, sedekah dapat mengapus dosa dan kesalahan, menjauhkan dari kemurkaan Allah dan menyelamatkan orang yang bersedekah dari siksa neraka.

4) Menjaga Akhlak

Kita berusaha tampil baik bukan hanya dalam hal penampilan, tapi juga kepribadian dan akhlak yang baik. Inilah hakikatnya untuk memperoleh kecantikan jiwa. Apa artinya cantik fisik tanpa memiliki kepribadian dan akhlak yang baik. Lalu bagaimana caranya menjaga akhlak? Salah satunya dengan menutup aurat, beriman dan bertaqwa. Kita tahu bahwa bagi seseorang wanita Muslimah, wajib hukumnya menutup aurat. Menutup aurat bukan hanya membuat kita mudah dikenali sebagai seorang muslim, tapi juga melindungi kita dan menjauhkan diri kita dari hal-hal buruk.

Begitupun dengan iman dan taqwa, jika kita beriman dan bertaqwa lalu takut pada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangannya, Insya Allah akhlak kita akan terjaga dengan baik. Akhlak adalah segala sikap dan tingkah laku manusia yang datang dari pencipta (Allah SWT) sedangkan moral adalah suatu adat kebiasaan.

Dari pengertian inilah terdapat perbedaan antara moral dengan akhlak. Moral berbentuk adat kebiasaan ciptaan manusia, sedangkan akhlak berbentuk aturan yang mutlak dan pasti yang datang dari Allah SWT. Namun pada kenyataannya setiap orang yang bermoral belum tentu berakhlak, tetapi orang yang berakhlak sudah pasti bermoral. Gerak-gerik seseorang mencerminkan ketajaman akal dan kejernihan hatinya. Dari situ kita bisa menilai seseorang melalui perilaku dan perangainya.

Menjaga akhlak bukan hanya mencakup menjaga kesucian semata tapi juga menjaga perkataan dari kata-kata kasar dan tidak baik, berpakaian yang sopan, berperilaku yang lemah lembut dan menjaga nama baik keluarga. Untuk itu, di manapun berada kita harus menjaga akhlak, sopan santun kepada orangtua serta menghormati adat dan istiadat yang berlaku, dengan demikian kita tidak hanya kecantikan wajah saja, tapi juga cantik secara lahir dan batin.

Berikut beberapa hal yang dapat kita vakukan untuk menjaga diri agar terhindar dari perbuatan maksiat:

• Menjaga pandangan

Pandangan merupakan awal mula masuknya suatu hal, bisa berupa kebaikan maupun keburukan. Pandangan tentu saja tidak hanya membawa pengaruh buruk, tapi juga pengaruh baik. Dengan pandangan yang baik akan membuka mata hati kita untuk menyesali segala perbuatan buruk yang pernah kita lakukan dan bertobat untuk tidak mengulanginya lagi. Pandangan yang baik juga akan membuat damai hati sehingga akan terpancar kecantikan jiwa.

• Menjaga lisan

Terkadang kita seringkali mudah mengucapkan suatu kata atau kalimat yang tanpa kita sadari telah menyakiti hati orang lain. Untuk itu sudah seharusnya kita menjaga perkataan dengan tidak menggunjingkan orang lain dan membuat orang lain tersinggung. Caranya dengan melatih dan memperbanyak lisan untuk berkata hal-hal yang baik seperti memuji orang lain dengan tulus dan memperbanyak dzikir mengingat Allah SWT, maka Insya Allah hati menjadi tenang. Kecantikan jiwa dan fisik merupakan dua mata rantai yang saling berkaitan, untuk itu sebagai perempuan sudah selayaknya kita bisa meraih dan merawat kecantikan jiwa dan raga yang telah diberikan Allah SWT.

• Menjaga hati

Kita tahu betapa sulitnya menata hati. Lintasan pikiran negatif yang timbul di hati seperti iri, dengki, sombong, dan lainnya merupakan gejolak hati yang timbul yang dapat membuat kita terdorong untuk berbuat yang tidak baik. Jika kita tidak bisa mengontrol atau menjaga hati, kita akan dikuasai oleh hawa nafsu yang akan menyesatkan kita. Untuk itu kita harus menjaga hati kita untuk senantiasa mengingat Allah, Insya Allah akan terhindar dari perbuatan yang buruk.

Oleh: Arinda Dhitasari

1 Trackback / Pingback

  1. 14 Cara Mudah Move On dari Mantan Terindah - INSFIRA

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*